Komisi B DPRD Jatim  Dorong PT Puspa Agro Jadi BUMD

0
300

Nusantara.news, Surabaya – DPRD Jawa Timur yang membidangi ekonomi mendorong Pasar Induk Puspa Agro yang merupakan anak perusahaan PT JGU (Jatim Graha Utama) menjadi BUMD (Badan Usaha Milik Daerah).

Hal ini dikemukakan  Anggota Komisi B DPRD Jatim Hj. Atika Banowati kepada wartawan di Surabaya Rabu (1/2/2017).

Atika Banowati mengungkapkan, alasan utamanya adalah jika Puspa Agro menjadi BUMD, maka harga komoditas pangan khusus sembako di pasaran akan lebih terkendali. Artinya, karena Puspa Agro akan lebih fokus lagi mengndalikan harga sembako yang saat ini lebih banyak di permainkan oleh para tengkulak.

“Saya sangat mendukung Puspa Agro jadi BUMD bisa berperan menjaga stabilitas harga komoditas, khususnya sembako yang  selalu naik turun. Sebagai BUMD, Puspa Agro nantinya bisa meningkatkan misinya untuk mengendalikan harga bahan pokok,” jelas Atika.

Politisi Partai Golkar ini mencontohkan harga daging, cabai, ayam dan tomat yang sulit dikendalikan. Hal itu, menurutnya, karena belum ada lembaga sendiri yang lebih fokus mengurusi. Jika ada BUMD yang mengurusi, maka petani nantinya tidak perlu lagi harus berurusan dengan tengkulak yang selalu mempermainkan harga.

Sentra Distribusi Panen Petani Jatim

Puspa Agro dikenal pasal sentra distribusi hasil pertanian. Perusahaan ini terus mengembangkan sayap bisnisnya dengan menjalin kemitraan di sektor Agro. Baik terkait kewilayahan maupun dalam hal meningkatkan volume komoditas yang diperdagangkan. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian manajemen meningkatkan nilai tambah petani, peternak dan nelayan di Jawa Timur.

Buka sekadar wacana, Puspa Agro sudah melakukan uji coba sejak 2014. Hasilnya, serapan terhadap hasil panen petani, nelayan, dan peternak mencapai 780 ton dengan nilai transaksi Rp.14,37 miliar. Tahun 2015 capaian itu meningkat drastis menjadi Rp.78 miliar dari total volume 5.485 ton. Tahun 2016 omzetnya kian melejit mencapai hampir Rp.200 miliar.

“Untuk trading house, alhamdulillah kami mampu mencatat kinerja yang bagus karena tiap tahun meningkat secara signifikan. Sementara untuk pengelolaan pasarnya, kami terus berharap komitmen pemerintah untuk membenahi infrastruktur, khususnya jalan menuju lokasi pasar,” kata Dirut PT Puspa Agro, Abdullah Muchibuddin kepada Nusantara.news, di Surabaya, Rabu (1/1/2017).

Untuk mempercepat pemasaran aneka komoditas yang diserap dari petani, juga terus dilakukan. Oleh Puspa Agro dengan BUMD dan BUMN, serta perusahaan-perusahaan swasta telah menjalin kerja sama pemasaran. Akhir Agustus lalu, Puspa Agro melakukan terobosan pemasaran lagi dengan menjalin kerjasama strategis dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero).

“Demikian juga dengan Bulog serta sejumlah perusahaan katering, hotel, rumah sakit dan sebagainya., Puspa Agro juga melibatkan kelompok-kelompok tani untuk mempercepat penyerapan hasil panen petani,” pungkasnya.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here