KOPP Ketapang Gelar Sidak, Sejumlah Kapal Terbukti Tidak Layak Berlayar

0
158

Nusantara.news, Banyuwangi – Sebagai bagian dari pengamanan dalam penyambutan kedatangan Raja Salman ke Bali, Kantor Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (KOPP) Ketapang–Gilimanuk melakukan operasi sidak terhadap beberapa kapal di pelabuhan ASDP Ketapang.

“Pemeriksaan meliputi aspek keselamatan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta melihat pergerakan aktivitas kapal, mulai dari keberangkatan sampai kedatangan kapal,” jelas Kepala Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (KOPP) Gilimanuk Arif Muljanto.

Dalam sidak kali ini, ditemukan beberapa kapal yang tidak memenuhi standar operasional pelayaran. Beberapa temuan antara lain adalah kelengkapan berlayar yang tidak memenuhi standar, seperti tidak tersedianya alat pemadam api, tidak ada ruang ibu menyusui dan beberapa life jacket (pelampung keselamatan) yang mulai rusak.

Pihak KOPP juga memanggil kapten kapal untuk meminta penjelasan kondisi kapal secara rinci. Namun, alih-alih memenuhi standar kelayakan berlayar, kapten kapal tersebut malah didapati tidak mengenakan seragam sebagaimana yang dipersyaratkan oleh ketentuan pelayaran. Kondisi ini mencerminkan sebuah ironi, mengingat aktifitas pelayaran yang begitu sibuk di sepanjang Selat Bali.

“Gimana orang akan mengenali kamu kalau seperti ini. Nanti kalau darurat terjadi apa-apa gimana, siapa yang tanggungjawab. Kapal ini juga tak memiliki petunjuk informasi kelengkapan kapal,” tanya Kepala Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (KOPP) Gilimanuk Arif Muljanto kepada sang kapten kapal.

Beberapa kapal lain juga didapati melanggar sejumlah ketentuan. Atas kelalaian beberapa kapal tersebut, pihak KOPP mengenakan sanksi berupa pemberhentian operasional untuk sementara waktu. “Sanksinya kita off kan satu trip sampai nanti kapal ini melakukan penyesuaian kembali mengenai kekurangannya,” ujar Arif.

Sidak kali ini dilakukan oleh tim gabungan dari KOPP Gilimanuk, PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang, KUPP Ketapang, serta Satpolair Polres Banyuwangi. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here