‘KPK’ Siap Dukung Khofifah di Pilgub Jatim 2018

0
491

Nusantara.news, Surabaya – Khofifah Indar Parawansa kini menjadi salah satu sosok yang dinilai layak untuk meneruskan tongkat estafet Gubernur Soekarwo di  Pilgub 2018 mendatang. Tak hanya dari kalangan politisi senior lintas wilayah di Jatim saja, arus bawah Jatim juga menghendaki agar Menteri Sosial era Jokowi ini kembali ke Jawa Timur untuk memimpin wilayah ini.

Meski belum mendeklarasikan diri untuk maju di Pilgub Jatim 2018, namun mesin politik Khofifah agaknya sudah mulai dipanasi. Bahkan kabarnya Khofifah sudah mendapat restu dari presiden Jokowi, seiring dengan agenda Mensos ini ke Jawa Timur yang dilakukan hampir setiap minggu.

Terbukti, sumber internal di Golkar dan juga politisi senior di Jatim menyebut bahwa Khofifah diam-diam sudah membentuk tim khusus, mulai dari relawan hingga konsultan politik untuk bertarung di ajang Pilgub Jatim 2018. “Elit politiknya sudah pasti siap mengusung Khofifah, terutama Golkar,” ungkap sumber Nusantara.news di lingkungan DPRD Jatim, kemarin.

KPK (Komunitas Pendukung Khofifah) adalah bentuk mesin politik Khofifah untuk menjaring aspirasi dan dukungan masyarakat Jatim. KPK sendiri beranggotakan kalangan akademisi, politisi, pengusaha, aktivis mahasiswa, ormas-ormas di lingkungan NU dsb.  Bahkan, beberapa diantaranya adalah pemimpin eksekutif daerah, baik walikota maupun Bupati di Jatim.

Moch. Chotib pemegang admin akun WhatsApp (WA) saat dikonfirmasi oleh Nusantara.news mengungkapkan bahwa sampai saat ini para pendukung setia Khofifah masih berada di belakangnya, dan siap memenangkan Mensos ini menjadi Gubernur Jatim, meneruskan tongkat estafet Soekarwo.

Dalam group WA tersebut terpampang ikon grup bergambar foto Khofifah tersenyum dan berpakaian serba warna kuning. Fenomena ini boleh jadi dibentuk sebagai strategi komunikasi jarak jauh sekaligus konsolidasi dukungan politik dalam rangka menuju Jatim 1.

“Kami sampai detik ini masih setia dengan Khofifah sejak kegagalan di dua edisi pencalonnanya dan kalah dari KarSa (Karwo – Saifullah). Para akademisi, pengusaha dan kaum muslimat di Jatim ingin agar Bu Khofifah memenangkan Pilgub Jatim nanti meski harus bertarung dengan Saifullah Yusuf yang sama-sama dari kader NU,” jelasnya, Sabtu (4/3/2017).

Sebelumnya, Pengamat politik Unair (Universitas Airlangga) Hariyadi sepakat dengan penilaian Airlangga Pribadi, CEO Initiative Institute yang menyebut Pilgub Jatim 2018 nanti diwarnai dengan ‘perang bintang.’ Hanya saja, dari ke empat nama yang mencuat itu, Hariyadi memprediksi hanya dua tokoh yang paling berpeluang. Yakni, Khofifah dan Gus Ipul panggilan akrab Saifullah Yusuf yang kini masih menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur.

Meski belum ada pernyataan resmi maju di Pilgub Jatim 2018 mendatang, tapi sinyal Khofifah bakal ikut bertarung merebut kursi Gubernur Jatim semakin kuat. Indikasi ini  dapat dilihat dari dukungan yang mengalir dari beberapa politisi senior lintas partai di beberapa daerah maupun pusat terhadap Khofifah.

Bergeraknya tim Khofifah juga terlihat saat launching Literasi Sosial, Kebhinnekaan dan Diskusi Kriteria Pemimpin Jawa Timur yang digelar lembaga konsultan The Initiative Institute. Aroma mengarah pada Khofifah tidak bisa ditutupi dalam diskusi yang digelar di Kafe Lodjie Besar Surabaya, Rabu (1/3/2017). []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here