KPU Lantik PPS dan PPK se-Malang Raya

0
72
Pelantikan PPS Karangploso, Kabupaten Malang (Sumber: Humas Kecamatan Karangploso)

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Menjelang Pilkada Kota Malang dan juga Pikada Jawa Timur 2018 mendatang, beberapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu bergegas menyiapkan dan memantapkan panitia dan pasukan dalam menyelanggarakan pesat demokrasi rakyat tersebut.

Di Kota Malang, dilantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang di Kartini Ballroom, Rabu (22/11/2017) lalu. Pengambilan sumpah dan janji sebanyak 171 PPS dari 57 kelurahan di Kota Malang disaksikan langsung oleh Wakil Wali kota Malang Drs Sutiaji dan seluruh jajaran KPU Kota Malang.

Ketua KPU Kota Malang Zaenudin, memimpin sumpah tugas dan kinerja para anggota PPS tersebut dengan khidmat.

Ia menjelaskan bahwa hal ini merupakan tugas yang cukup berat. “Sebagai penyelenggara Pilkada yang benar-benar jujur diperlukan integritas yang tinggi. Ditambah nanti akan mendapatkan tiga tugas yang cukup berat,” pungkasya ketika ditemui wartawan, Kamis (23/22/2017).

Sebelumnya anggota PPS ini telah melalui proses penjaringan yang begitu ketat. Anggota PPS yang telah dilantik ini nantinya akan bertugas pada tiga momentum demokrasi besar di Kota Malang yakni Pilgub, Pilwali dan Pileg.

Zaenudin berpesan agar seluruh PPS menajga netralitas dan transparansi. “Banyak kasus-kasus sebelumnya terjadinya kecurangan diduga dimulai dari rekap PPS. Saya berharap tidak ada kejadian seperti itu di Pilkada mendatang,” jelas alumnus Universitas Merdeka Malang ini.

Sementara itu, di Kota Batu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Batu untuk Pilgub 2018 di Kota Batu terbentuk dan berjumlah 87 orang.

Ketua KPU Batu, Rochani menjelaskan terkait pesebaran panitia penyelenggara pemilihan yang akan digelar 2018 mendatang.  “Dari jumlah itu jumlah PPK ada 15 orang masing-masing kecamatan ada 5 orang, PPS ada 3 per desa dari 3 kecamatan, yakni ada 72 orang,” jelas dia

Rochani menegaskan bahwa haltersebut sudah mengacu pada UU no 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, bahwa jumlah PPK hanya 3 orang. “Kabarnya akan ada revisi terkait undang-undangnya. Sejauh ini kami dengan format seperti ini unuk kelanjutanya kami masih menunggu apabila ada perubahan, harapannya tetap berlanjut sampai pileg 2019 nanti,” tegas dia.

Ketua Panwaslu Batu, Abdur Rochman berharap adanya kerjasama yang baik dalam melancarkan pelaksanaan Pilkada 2018.

“Ya kami berharap adany kerjasama yang baik antara pengawas dan pelaksana agar hajatan demokrasi ini terselengara dengan lancar dan tidak ada masalah atau kendala apapun,” jelas Abdur.

Ia juga sangat berharap dari masyarakat memberikan masukan terkait anggota PPK dan PPS. “Yang bisa menilai anggota dari PPK dan PPS adalah masyarakat, masyarakat juga bisa ambil peran sebagai pengawas secara nonformal,” imbuhnya

Sedangkan, di Kabupaten Malang sebanyak 165 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga resmi dilantik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang di hari yang sama dengan KPU di Malang Raya.

Anggota PPK tersebut berasal dari 33 Kecamatan se-Kabupaten Malang yang lolos tahapan seleksi yang dilakukan KPU.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Santoko menjelaskan, setelah resmi dilantik, anggota PPK langsung diberikan materi wawasan dan tugas masing-masing.

Beberapa materi tersebut terkait tugas pokok dan fungsi PPK yang menjadi tugasnya. “Dengan begini mereka akan tahu tupoksinya, mereka tahu kedudukannya dan tahu jobdescnya,” jelas dia

Terlihat beberapa KPU Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu telah mempersiapkan dengan matang Panitia Pemungut Suara (PPS). Dengan demikian kawasan Malang Raya siap untuk menyelenggarakan pesta demokrasi rakyat, Pilkada Serentak 2018 mendatang.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here