“Lack Of Perceptian” Antara Birokrasi dan Stakeholder Dalam Menilai Kinerja Bupati-Wabup Jember

0
188

Nusantara.news, Jember – Survei Indeep terhadap kinerja pemerintahan Jember memunculkan persepsi yang beragam dari berbagai pihak. Data survei Indeep berhasil memetakan bahwa muncul fenomena “Lack Of Perception” antara birokrasi dan stakeholder eksternal yang terdiri atas akademisi, ormas dan profesional lainya terhadap kinerja Bupati-Wabup Jember.

Menurut Ketua Riset Indeep Alifian Futuhul Hadi fenomena “Lack Of Perception” diantara pihak internal eksekutif dan konstituen eksternal menunjukkan bahwa tendensi “positioning” masing-masing pihak terhadap bupati sangat ditentukan oleh karakter persepsi yang dimiliki.

“Kami meyakini bahwa perbedaan persepsi antara birokrasi dan pihak stakeholder eksternal berpotensi menjadi sumber kesulitan dalam membangun sinergitas dengan seluruh eksternal,” ungkap Alifian Futuhul Hadi saat presentasi hasil survei, Kamis (23/3/2017).

Sementara itu, Hadi Makmur salah satu presentator survei menjelaskan jika masing-masing aktor yang berlawanan persepsi menandakan bahwa kepentingan kelompok masih dominan dalam konteks relasi antar pihak dalam lingkungan pemerintahan Jember. “Kuatnya keperpihakan kelompok memperlihatkan bahwa kepentingan masyarakat Jember masih belum menjadi perhatian serius dari kalangan elite,” ungkap Makmur.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikata Alumni PMII Achmad Taufiq meminta Bupati Faida untuk segera menyelesaikan perbedaan persepsi antar lembaga maupun konstituen yang ada di lingkungan pemerintahanya.

“Lack Of Percepton” memunculkan pesan bahwa bupati harus memperkecil gap tersebut jika ingin membangun sinergitas berbagai pihak. Bupati harus mengkaji ulang kebijakan dan strategi dalam tataran pelaksanaanya dengan  merubah jenis komunikasi yang dilakukanya dengan memperhatikan aspek humanitas, sehingga pihak lain bersedia untuk membuka diri bekerjasama,” ujar Taufiq. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here