Luhut Intruksikan Kemenpupera Segera Tangani Jembatan Ploso Baru

0
190

Nusantara.news, Jombang –  Setelah terkatung-katung sejak 2012, pembangunan Jembatan Ploso Baru akhirnya menemui titik terang. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang membawahi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) sudah mengintruksikan agar jembatan tersebut segera ditangani.

Sehabis mengunjungi Ponpes Majma’al Bahrain Shiddiyah Ploso, rombongan kembali ke Kota Jombang. Namun dalam perjalanan, rombongan sempat berhenti di Jembatan Ploso lama. Jembatan yang sudah berusia hampir 30 tahun ini kondisinya semakin menurun. “Kondisi kekuatan jembatan sudah menurun dari maksimal 8 ton kini hanya sekitar 6 ton ini perlu segera pembenahan fisik,” ujar Luhut Selasa (21/03/2017)

Luhut langsung  menelepon Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, agar Jembatan Ploso baru yang ada di sebelah timur Jembatan Ploso lama, segera ada ditangani secarta fisik. “Saya telpon Pak Basoeki, saya sampaikan jika Jembatan Ploso harus segera ada penanganan fisik. Mengingat jembatan juga sebagai akses utama warga dan juga untuk kepentingan investor yang kendaraannya lalu lalang membawa barang di jalur itu,” jelasnya.

Permasalahan lahan yang selama ini menjadi ganjalan utama kenapa jembatan Ploso baru belum dibangun, dibantah oleh Bupati Jombang Nyono W Suharli. Menurutnya, proses pembebasan lahan untuk Jembatan Ploso sudah tuntas. “Setelah meninjau jembatan bersama Pak Menko Kemaritiman, beliau juga memastikan ke Bapak Menteri PUPR apakah tahun ini bisa dimulai  proses pembangunan jembatan. Kalau untuk tanah sudah siap,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan, jembatan ini menjadi salah satu titik yang menghubungkan wilayah utara Jawa Timur dengan wilayah selatan Jawa Timur. “Segera dilakukan  percetapatan  pembangunan  Jembatan Ploso baru  guna  mengantisipasi  hal-hal yang tidak diinginkan pada  Jembatan Ploso  lama dan  memperlancar arus lalu lintas dari wilayah selatan ke utara dan sebaliknya, khususnya di wilayah Ploso,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Jatim ini.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur untuk tahun ini menganggarkan biaya sebesar Rp7,5 miliar untuk pemeliharaan Jembatan Ploso lama.

Dalam catatan  Nusantara.news, pembangunan  Jembatan Ploso baru sebetulnya sudah dibahas dalam Musrembang Jatim 2012. Gubernur Soekarwo menyatakan, akan mengusulkan kepada Kementrian PU agar mengalokasikan anggaran pembangunan Jembatan Ploso sebesar Rp30 miliar dengan panjang 225 meter  , lebar 9 meter  (lebar aspal 7 meter  dan  lebar trotoar 2 x 1 meter).

Namun usulan ini berubah. Rencana  awal yang  cuma 225  meter  berubah menjadi  1.300  meter  dengan rincian  258  meter, bentang jembatan, existing selatan di Desa Bedah Lawak, Kec. Tembelang sepanjang 349 meter dan sisi utara di Desa Rejo Agung Kec. Ploso sepanjang 250 meter. Akibatnya anggaran membengkak menjadi Rp400 miliar.

Semoga dengan adanya titik terang tersebut Jjembatan Ploso baru segera terwujud, agar tiga tiang beton yang sudah dibangun tidak menjadi monumen bahwa di sini pernah ada rencana pembangunan jembatan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here