Macam Sistem Noken Saja, Ahok Menang Telak di Delapan TPS Ini

0
12291
Dua relawan Ahok-Djarot berpose di depan plano yang memenangkan jagoannya 100 persen

Nusantara.news, Jakarta – Dalam demokrasi modern, sulit menjelaskan secara nalar tentang adanya pasangan Cagub-Cawagub yang bisa menang lebih dari 95 persen di satu TPS. Apalagi di kota besar seperti Jakarta yang katanya banyak pemilih rasional.

Tapi itulah fakta yang ditemukan nusantara.news dari gambar plano penghitungan suara yang beredar di grup WhatsApp. Fakta itu mengingatkan kita pada perolehan suara dengan sistem noken yang hanya berlaku di pedalaman Papua.

Bahkan di TPS 32 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, pasangan nomer urut 2 Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Syaiful Hidayat, menang telak 100 % dengan perolehan 449 suara, sedangkan pasangan nomer urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono – Sylvia Murni dan pasangan nomer urut 3 Anis – Sandiaga Uno meraih 0 suara dan ada 3 suara rusak.

Bukan itu saja, pasangan nomer urut 2 juga menang telak di sejumlah TPS Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Sebut saja di TPS 77, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, pasangan Ahok-Djarot menanggok 530 suara, dan hanya menyisakan 7 suara untuk pasangan Anis-Sandi dan 1 suara untuk pasangan Agus Sylvi.

Begitu pun di TPS 005 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pasangan nomer urut 2 meraih 428 suara dan menyisakan 14 suara untuk Anis-Sandi dan 8 suara untuk Agus Sylvi. Hal serupa terjadi di TPS 079 Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, di mana pasangan Ahok – Djarot meraih  464 suara dan hanya menyisakan 1 suara untuk Anis-Sandi.

Masih di Jakarta Barat, tepatnya di TPS 059 Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, pasangan Ahok-Djarot meraih 519 suara dan menyisakan 8 suara untuk ANis-Sandi serta 1 suara untuk AGus-Sylvi. Demikian juga di TPS 019, Kapuk Muara, Penjaringan, pasangan Ahok-Djarot jauh mengungguli Anis-Sandi dan Agus-Sylvi dengan perolehan 579 suara, sisanya 6 suara untuk Anis-Sandi dan 1 suara Agus-Sylvi.

Di Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepatnya di TPS 045 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Ahok-Djarot mendominasi dengan 215 suara dan hanya menyisakan 3 suara untuk Anis Sandi. Ahok-Djarot juga mendominasi suara di TPS 55 Papango, Tanjungpriuk, Jakarta Utara dengan perolehan 191 suara dan hanya menyisakan 7 suara untuk Anis-Sandi dan 3 suara Agus Sylvi.

Adakah yang bisa memberikan penjelasan gejala di atas? Ataukah karena adanya pengaruh tokoh masyarakat yang mengakar, ataukah adanya deep feeling dari kaum minoritas yang merasa tertindas, ataukah ada persoalan lainnya? Tentu saya tidak kompeten untuk menjawabnya. []

 

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here