Mantapkan Langkah, Gus Ipul Minta Dukungan Demokrat dan PDIP

0
126

Nusantara.news, Surabaya – Setelah namanya disebut melalui surat kiai yang ditujukan kepada Ketua DPW PKB Jawa Timur, Saifullah Yusuf dipastikan menggantikan posisi Abdul Halim Iskandar yang sebelumnya digadang maju menjadi Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, 2018 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur.

Untuk memuluskan langkahnya, Gus Ipul sapaan Saifullah Yusuf yang mendampingi Soekarwo menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode, dipastikan maju di Pemilihan Gubernur Jawa Timur dari PKB Jawa Timur.

Siang tadi, diantar Ketua PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar yang juga Ketua DPRD Jawa Timur, Gus Ipul menemui Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo di Surabaya, Kamis (1/6).

Kedatangan Gus Ipul dan PKB Jawa Timur diterima lansung oleh Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Soekarwo dan sejumlah pengurus lainnya, di antaranya ada Sekretaris DPD Demokrat Renville Antonio, Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Maskur dan Zaenal Abidin.

Menerima kunjungan itu, Pakde Karwo menyambut baik kedatangan Gus Ipul, sambil mengatakan kedatangan PKB Jawa Timur menunjukkan sebuah tata karma berpolitik yang baik.

“PKB mengajak Demokrat mengusung Gus Ipul untuk running Pilgub Jatim 2018. Ini memberi pelajaran bagi kita semua, ini bukan kompetisi tapi melakukan silaturrahmi dialog, dan Partai Demokrat sangat senang. Gus Ipul hari ini mendaftarkan diri ke Partai Demokrat dengan mengisi blangko formulir,” ujar Soekarwo.

Selanjutnya, Pakde Karwo mengucapkan terimakasih kepada Abdul Halim Iskandar, yang disebut telah membangun politik santun di Jawa Timur.

“Terimakasih kepada Pak Halim, telah membangun politik santun dan cerdas,” tambahnya, sambil mengatakan pihaknya Hablum minallah, Hablum minnanas.

“Ini Hablum politik. Kalau zaman dulu seharusnya Gus Ipul hanya milik PKB saja, tapi kali ini juga diantarkan ke partai-partai lain. Jatim ya Jatim, bukan Jakarta atau Banten. Jatim 97,27 persen adalah Islam,” ujar Pakde Karwo melngkapi kalimatnya.

Ditambahkan, Partai Demokrat akan membangun kesepakatan dengan PKB, secara musyawarah mufakat, sesuai nafas Jawa Timur yang berkomitmen untuk menjaga kesejukan, termasuk saat Pilgub Jawa Timur.

“Bagi-bagi kekuasaan itu lebih baik daripada berebut kekuasaan,” timpal Gus Halim.

Mendatangi Pakde Karwo dan Partai Demokrat, lanjut Halim Iskandar dilakukan sesuai petunjuk dari para kiai, yang sebelumnya memberikan surat kepada DPW PKB Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

“Kita datang ke Partai Demokrat karena Pakde Karwo adalah sesepuh atau tokoh di Jawa Timur, yang harus disowani,” lanjut Halim.

Abdul Halim Iskandar menambahkan, PKB memang sebagai partai pemenang di Jawa Timur, tetapi Demokrat adalah partai penguasa di Jawa Timur. Sebagai partai penguasa, lanjut Halim Iskandar, Partai Demokrat menjadi partai pertama yang dikunjungi.

“Pakde Karwo adalah sesepuh di Jatim. Dan, ini hasil belajar ilmu dari Pakde Karwo, untuk bekerja bersama-sama. Ini adalah Holopis Kuntul Baris,” ucap Halim.

Lontaran pujian terus ditujukan kepada Pakde Karwo. Dikatakan oleh Abdul Halim Iskandar, rumus pilkada musyawarah dan mufakat adalah ide bagus dan original dari Pakde Karwo, meskipun banyak yang nyinyir dilontarkan di sosial media, dirinya sepakat untuk berpolitik santun dan menjaga kesejukan Jawa Timur.

“Ini demokrasi, meskipun banyak yang nyinyir di sosmed. Bagaimana menciptakan pilkada bukan kompetisi, tapi akomodasi. Politik itu lebih baik bagi-bagi kekuasaan, daripada berebut kekuasaan,” tegasnya.

Di kesempatan itu, Gus Ipul kemudian mengenakan jas kebesaran Partai Demokrat warna biru. Sambil mengatakan dirinya sangat berbahagia berada di tengah-tengah Partai Demokrat sebagai partai besar di Jawa Timur.

“Ini sebuah kehormatan bagi saya, PKB memberi kesempatan untuk running. Dan, Pak Halim tidak berhenti di situ saja, juga akan mengantarkan saya ke partai-partai lainnya,” ucap Gus Ipul sambil mengumbar senyum.

Diakhir pertemuan sebelum berpamitan, Gus Ipul juga sempat melontarkan kalimat kalau kehadirannya ke Partai Demokrat atas saran dari Pakde Karwo.

“Saya pamit dan mohon doa restu. Ada tugas besar ke depan jika saya memang diberi amanah, yakni mempercepat kesejahteraan masyarakat Jatim. Pakde Karwo telah berhasil, dan saya dengan Pakde Karwo sering diskusi soal kemiskinan, lapangan kerja, termasuk juga membahas masalah kebangsaan,” tegasnya.

Setelah dari DPD Partai Demokrat Jawa Timur dan menuntaskan obrolan dengan Soekarwo, Gus Ipul, Ketua DPW PKB Jawa Timur dan rombongan melanjutkan bertandang ke Markas DPD PDI Perjuangan di Jalan Kendangsari Industri Surabaya.

Di Markas PDIP, Halim dan Gus Ipul dan rombongan disambut oleh Ketua DPD PDIP Jawa Timur Kusnadi dan Sekretaris Sri Untari Bisowarno, di pintu masuk kantor DPD PDIP terdengar alunan pujian musik Hadrah.

Kedatangan Gus Ipul, Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar dan rombongan tujuannya sama, meminta dukungan dari partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih tersebut untuk maju di Pilgub Jawa Timur, 2018 mendatang.

Pertemuan dilakukan terbuka di lantai dua, bergantian mereka memberikan pengantar kalimat. Kusnadi mengatakan, langkah Gus Ipul dan PKB Jawa Timur diharapkan menjadi awal dan kemudian secara bersama-sama membangun Jawa Timur lebih baik.

“Bukan berarti sekarang belum baik, tetapi kita akan Bersama-sama membangun Jatim menjadi lebih baik,” ujar Kusnadi mengawali kalimatnya.

Serentak, saat mengucapkan kalimat pembuka terdengar teriakan salam ‘Holopis Kuntul Baris’ dari Halim Iskandar dan disambut dengan terikan ‘Merdeka’ oleh semua elemen pimpinan PDIP.

Gus Ipul mengatakan, bahwa semangatnya adalah kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan untuk melanjutkan pembangunan di Jawa Timur. “Pak Halim dan PKB mengajak dan mendampingi saya untuk menyampaikan pesan kebersamaan. Untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan. Terimakasih saya ucapkan kepada PKB dan Pak Halim. Saya juga sangat gembira atas apa yang dilakukan PDIP yang menerima saya dengan riang. Kami semakin besar hati diterima PDIP. Singkatnya, saya mendaftar ke PDIP, mengambil formulir dan lain-lainnya serta akan mengikuti mekanisme partai,” urai Gus Ipul.

Gus Ipul menambahkan, akan mengedepankan ‘Koalisi Jawa Timur’ dengan tagline ‘Jatim Adem’ yang kemudian dikatakan mengutip pernyataan Abdul Halim Iskandar yang artinya aman, damai dan ekonominya meningkat. “Semoga PDIP seiring dengan harapan kita,” ucap Gus Ipul disambut teriakan Merdeka.

Selain PKB, dua kekuatan partai politik yakni Partai Demokrat (PD) dan PDI Perjuangan dipastikan mendukung langkah Gus Ipul untuk maju di Pilgub Jawa Timur. Partai politik mana lagi yang menyusul?.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here