Mayoritas, Internal Partai Golkar Dukung Khofifah di Pilgub Jatim

0
81
Khofifah akan menjadi pilihan utama Partai Golkar dalam Pilgub Jatim 2018.

Nusantara.news, Mojokerto – Lontaran check sound yang berulang kali didengungkan Khofifah Indar Parawansa ketika disinggung rencana kembali bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, mendapat respons dari beberapa partai besar. Pernyataan itu direspon beberapa partai politik, di antaranya Partai Golkar.

Bahkan sinyal partai berlambang pohon beringin memberikan dukungan kepada figur yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial itu, kembali ditegaskan Wakil Ketua DPP Partai Golkar Zainuddin Amali. Salah satu dasar pertimbangan adalah, sudah adanya komitmen yang terjali sejak lama ketika elit Golkar menggelar pertemuan dengan almarhum KH Hasyim Muzadi.

“Partai memang belum mengeluarkan sikap resmi. Namun sudah ada pembicaraan serius beberapa waktu lalu antara Kiai Hasyim dengan Ketum Golkar, Pak Setya Novanto tentang beliau (Khofifah),” katanya ditemui di Jalan Raya Juanda Kabupaten Sidoarjo, Minggu (14/5/2017). Sosok Kiai Hasyim sebagai orang dekat dan penghubung dengan Khofifah menjadi jaminan komitmen itu tetap dipertahankan.

Karenanya, kendati KH Hasyim Muzadi sudah wafat, Zainuddin optimistis komitmen hasil pembicaraan itu dipertahankan Golkar. Hanya saja, tambah Zainuddin, elit Golkar saat ini masih butuh komunikasi lanjutan dengan Khofifah. Komitmen ini memang masih penuh ujian. Apalagi dinamika politik kerap berubah cepat.

Namun Zainuddin menegaskan, mayoritas di internal Golkar masih mengarah ke Khofifah. “Bahkan yang bertanggung jawab pada pemenangan pemilu untuk wilayah Jawa-Sumatera, Mas Nusron (Nusron Wahid), secara tegas mengatakan akan mendukung Mbak Khofifah,” terang Ketua Komisi II DPR RI tersebut.

Terkait sikap ini, Wakil Sekretaris Pemenangan Pemilu Golkar Jawa Timur Aan Ainur Rofiq, bahkan memastikan sebagai kader NU terbaik asal Jawa Timur, tidak ada alasan bagi Golkar untuk tidak mendukung. Dia membandingkan dengan sejumlah capaian kader NU lainnya yang diperkirakan ikut memperebutkan tiket maju ke Pilgub.

Khofifah merupakan kader NU yang tercatat dua kali menjabat menteri, Kepala BKKBN dan ketua umum PP Muslimat NU hingga saat ini. “Beliau inilah kader terbaik NU saat ini yang namanya muncul sebagai kandidat dalam Pilgub Jawa Timur,” tegasnya.

Khofifah hingga detik ini memang belum memutuskan maju dalam perhelatan 2018 nanti. Namun dengan popularitasnya selama ini, tentu tidak begitu sulit untuk meraup dukungan. Apalagi jalinan komunikasi dengan beberapa petinggi partai sudah berlangsung. “Komunikasi dengan partai-partai politik itu bagian dari check sound,” ujarnya seusai menghadiri acara Muslimat NU di Kabupaten Mojokerto. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here