Menjelang Dipaksa Pindah, Pedagang Merjosari Bertahan

0
52
Penolakan pedagang Pasar Merjosari menjelang dipindah hari Rabu besok (5/4).

Nusantara.news, Kota Malang –  Mendekati hari proses pembongkaran Pasar Penampungan Sementara Merjosari yang akan dilakukan Dinas Perdagangan Kota Malang, 5 April 2017 besok, resistensi dari beberapa pedagang terus menguat.  Sampai saat ini masih banyak pedagang yang belum mau pindah dan tetap melakukan aktivitas jual beli di pasar tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, pada 5 April besok, pihaknya akan tetap melakukan pembongkaran Pasar Merjosari.  “Sekarang memang tetap ada penolakan dari pedagang terkait rencana kami memindahkan mereka ke Pasar Terpadu Dinoyo. Kami akan tetap melakukan pendekatan dan imbauan agar mereka mau pindah dengan suasana tetap kondusif,” kata Wahyu

Para pedagang menolak dengan keras Pasar Merjosari dibongkar dan diratakan dengan tanah, pasalnya bangunan yang merupakan  salah satu asset dari Pemkot Malang itu masih bagus kondisinya.

Koordinator Pedagang, Sabil El Akhsan mengungkapkan, belum ada alasan yang mendasar terkait pembongkaran tersebut. “Pembongkaran itu menurut kami tidak berdasar, kami tetap akan bertahan, dan teman-teman lain juga sepakat,” jelasnya kepada Nusantara.news,  Selasa (4/4).

Ia dan beberapa pedagang menjelaskan, penolakannya bukan tanpa dasar, melainkan melalui diskusi yang panjang hingga berakhir dengan kesepakatan bersama dengan para pedagang.

“Kami di sini punya bedak dan bahkan membeli bedak di sini. Lantas bagaimana nasibnya apabila dibongkar dan pindah ke Pasar Dinoyo dengan besaran sewa yang tinggi. Bagaimanapun kami akan tetap bertahan, termasuk para tukang becak, maupun petugas parkiran semuanya tetap sepakat bertahan, ” tandas Sabil. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here