Naik Motor Menembus Kemacetan

Mensos: TMII Merupakan Wahana Membentuk Sikap Kesetiakawanan Sosial

0
74

Nusantara.news, Jakarta – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan Pekan Hari Ulang Tahun (HUT) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke-42 dan secara resmi menetapkan TMII sebagai “Wahana Pembentukan Jiwa dan Sikap Kesetiakawanan Sosial” bertempat di Kuncungan Pendopo Agung Sasono Utomo TMII, Minggu (16/04).

Saat perjalanan menuju lokasi acara, Mensos yang sebelumnya menggunakan mobil dinas Menteri Sosial RI 30, terjebak kemacetan parah di depan Tamini Square. Dalam kondisi penuh sesak kendaraan roda empat menuju TMII, Mensos memutuskan menumpang motor.

“Macetnya parah sekali. Supaya tetap bisa tepat waktu disiasati dengan naik motor,” ujar Mensos yang tak ingin membuat tamu undangan dan pengunjung TMII menunggu terlalu lama.

Dibonceng ajudan, Khofifah melanjutkan perjalanan. Sekitar lima menit tiba di lokasi, Mensos  disambut Direktur Utama TMII, Komisaris Utama TMII, Dirjen Dayasos Kemensos, dan Puteri Indonesia 2017. Tepuk tangan riuh warga yang tengah berkunjung di TMII menyambut kehadiran sang menteri.

Dalam sambutannya, Mensos mengapresiasi TMII yang telah berinisiatif dan berperan aktif dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Dalam kesempatan itu Mesos juga meresmikan TMII sebagai Wahana Pembentukan Jiwa dan Sikap Kesetiakawanan Sosial. Hal ini sejalan dengan kebutuhan untuk menjabarkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dalam  bentuk aksi nyata.

“Peran dan inisiasi yang luar biasa telah ditunjukkan TMII dalam melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa dan tradisi, menjadi sarana rekreasi berbasis budaya dan menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat untuk lebih mencintai Indonesia, sehingga tercipta persatuan dan kesatuan,” paparnya.

Mensos mengatakan nilai-nilai kesetiakawanan sosial penting untuk diinternalisasikan pada segenap bangsa Indonesia, khususnya bagi para pengunjung TMII.

“Kesetiakawanan sosial secara substansi di dalamnya terdapat usaha-usaha mengajak seluruh komponen bangsa untuk peka terhadap kondisi sosial untuk peduli dan untuk berbagi, dalam suasana penuh toleransi.

“Di dalam wahana yang dimiliki TMII diperkenalkan berbagai bentuk keragaman Indonesia, pengunjung dikenalkan dengan kampanye sosial tentang pembentukan jiwa dan sikap kesetiakawanan sosial,” paparnya.

Diresmikan pada 20 April 1975, TMII berdiri di lahan seluas 150 hektare. Fasilitas yang dimiliki TMII antara lain berupa 33 anjungan daerah yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia, 17 museum, 6 rumah ibadah, 12 taman, unit rekreasi dan wisata, serta sarana Pendidikan dan gerai UMKM.

Selain meresmikan Pekan HUT TMII, Mensos menandatangani prasasti TMII sebagai Wahana Pembentukan Jiwa dan Sikap Kesetiakawanan Sosial yang dilanjutkan pelepasan ribuan balon warna-warni yang menandai HUT TMII ke-42.

Bersama para tamu undangan Mensos menyaksikan Pawai Budaya Nusantara. Saat kontingen Jawa Barat beratraksi, Mensos menerima Miniatur Manuk Janur dalam kotak kaca dari Provinsi Jawa Barat. Di akhir acara Mensos meninjau Pameran Batik Pekalongan, serta membatik bersama pengunjung dan Puteri Indonesia 2017. Di atas kain putih, Mensos menggoreskan tinta lilin mengikuti pola batik yang telah digambar sebelumnya.

“Seluruh anjungan dan semua isi TMII apabila digabungkan maka inilah Miniatur Indonesia yang menggambarkan Indonesia yang sangat besar dengan ragam budaya dan tradisinya. Ini harus kita jaga, rawat dan lestarikan dengan semangat kesetiakawanan sosial,” papar Mensos. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here