Menteri Sosial Resmi Luncurkan BPNT

0
248

Nusantara.news, Surabaya – Pasca penghapusan bantuan raskin, kementerian sosial berkreasi dengan meluncurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Kegiatan peluncuran progam BPNT ini dihadiri langsung oleh Khofifah Indar Parawansa Minggu (12/02/2017) dikomplek stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Jawa Timur sebagai pilot project dari Kemensos telah jauh hari berkordinasi dengan Bulog Jatim. Untuk mendukung kesuksesan progam ini BNI dan PT. Jasa Prima Logistik Jatim menjadi mitra dalam penyaluran BPNT.   

 “Bantuan Pangan Nontunai, kangge (untuk) ibu-ibu sedaya (semua). Warga Pakal, Sambikerep, Sememi sampai Benowo,” ujar Khofifah saat membuka peluncuran progam tersebut.

Tujuan adanya BPNT diharapkan agar Bantuan Pangan dapat tersalurkan lebih efektif, tepat sasaran, dan  mampu mendorong keuangan inklusif melalui akses rekening perbankan. Sebanyak 2.000 keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT di Surabaya menerima pencairan bantuan sembako, serta pakaian layak/baru yang dibagikan langsung di Komplek Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

“Tahun 2017 BPNT dilaksanakan di 6 Kabupaten dan 45 kota dengan capaian 1,4 juta keluarga penerima manfaat. Sementara bantuan non tunai PKH tahun 2017 akan dilaksanakan di  98 Kota dan 200 Kabupaten dengan target keseluruhan sebesar 3 (tiga) juta peserta PKH,” jelasnya.

Khofifah berharap penyaluran BPNT dapat dilakukan dengan baik. PT. Jasa Prima Logistik sebagai Jasa angkutan yang ditunjuk Kemensos telah menyiapkan menyiapkan 100 unit truk, 28 unit mobil box, dan 15 unit kendaraan roda tiga untuk menjangkau titik agen yang aksesnya tidak terjangkau oleh roda empat.

“Kita yang ditunjuk Kemensos sebagai jasa angkutan untuk menyiapkan armada terbaik kami  dalam melayani masyarakat hingga titik agen distribusi. Untuk wilayah yang sulit dijangkau oleh roda empat kami menggunakan roda tiga sebagai armadanya,” ungkap Kepala Cabang PT. Jasa Prima Logistik Jatim, Murniaty Kamase, kepada wartawan.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Sukesi mengatakan tahun ini ada peningkatan bantuan sosial sebesar 1,1 Triliun. Sedangkan khusus untuk Surabaya, tahun ini bantuan secara keseluruhan mencapai 145 miliar.

Berdasarkan data statsitik, hingga per September 2016 jumlah penduduk miskin Jawa Timur turun sekitar 64,77 ribu jiwa dari 4,70 juta jiwa pada Maret 2016. Dengan demikian, jumlah penduduk miskin Jawa Timur hingga  September 2016  jumlahnya sebanyak 4,63 juta jiwa. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here