Menyongsong Pelantikan Donald Trump – 20 Januari 2017

0
185

Sebagai Selebriti

Organisasi Miss Universe dimiliki oleh Trump dan NBC sejak tahun 1996 sampai 2015. Organisasi ini memproduksi Miss UniverseMiss USA dan Miss Teen USA.

Ia sering tampil secara mendadak di sejumlah film dan seri televisi. Gaya hidup Trump yang boros, cara blak-blakan dalam peran di reality show NBC, “The Apprentice selama tahun 2004 – 2015 yang dibawakan dan diproduserinya, telah membuatnya menjadi selebriti terkenal No. 17 pada daftar Forbes 2011 di antara 100 selebritis lainnya.

Acara “The Apprentice” merupakan persaingan grup manajemen kelas atas. Kontestan ada yang tereliminasi dari permainan. Pemenang dari permainan ini akan dikontrak selama 1 tahun di perusahaan Trump dengan gaji USD250 ribu. Untuk satu tahun pertama, Trump mendapat bayaran sebesar USD50.000 per episode, namun karena acara tersebut sukses, ia kemudian dibayar 3 juta dolar per episode, dan ini menjadi orang pertelevisian dengan bayaran tertinggi. Pada tahun 2007 Trump mendapat penghargaan atas program The Apprentice dengan menerima sebuah bintang di Hollywood Walk of Fame.

Sebagai Politikus

Ia sempat mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Reformasi pada tahun 2000, namun mengundurkan diri sebelum pemungutan suara dimulai.

Pada tahun 2010, Trump menyatakan minatnya kembali menjadi calon Presiden AS di pemilu 2012, meskipun pada Mei 2011, ia mengumumkan tidak akan menjadi kandidat, namun beberapa minggu kemudian ia mengatakan ia tidak sepenuhnya mengesampingkan kemungkinan. Pada bulan Desember 2011, Trump disarankan ikut sebagai pilihan Wakil Presiden oleh Michele Bachmann.

Pada Juni 2015, Trump mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden dari Partai Republik dan langsung menjadi calon unggulan. Bulan Juli 2016, ia secara resmi dicalonkan sebagai presiden pada Konvensi Nasional Republik 2016. Kampanye Trump mendapat liputan media dan perhatian luas di dalam maupun luar negeri. Banyak pernyataan Trump dalam berbagai wawancara, twitter, maupun kegiatan kampanyenya yang memicu kontroversi atau terbukti keliru. Sejumlah kegiatan kampanye Trump sepanjang pemilihan pendahuluan dibarengi oleh unjuk rasa. Setelah Trump menang pemilu, ia memulai proses transisi pemerintahan. Pada usia 70 tahun, ia merupakan orang tertua yang menjabat sebagai presiden Amerika Serikat.

Ia terpilih sebagai presiden Amerika Serikat ke-45 pada pilpres 2016 dari Partai Republik; ia mengalahkan calon dari Partai DemokratHillary Clinton.

Kehidupan awal dan karier

Trump lahir tanggal 14 Juni 1946 di Jamaica, Queens, salah satu permukiman di New York City. Ia merupakan anak keempat dari lima bersaudara. Tiga saudaranya masih hidup: Maryanne, Elizabeth, dan Robert. Kakak Trump, Fred Jr., meninggal dunia pada tahun 1981 akibat alkoholisme. Atas alasan inilah, Donald tidak pernah meminum minuman beralkohol atau merokok.

Trump memiliki keturunan Jerman dari pihak bapaknya dan Skotlandia dari pihak ibunya. Keempat kakek-neneknya lahir di Eropa. Bapaknya, Fred Trump (1905–1999), lahir di Queens dari orang tua yang berasal dari Kallstadt, Jerman, dan menjadi salah satu pengembang properti terbesar di New York City. Ibunya, Mary Trump (née MacLeod, 1912–2000), lahir di Tong, Lewis, Skotlandia. Fred dan Mary bertemu di New York dan menikah pada tahun 1936, lalu membangun rumah tangga di Queens. Pamannya, John G. Trump, seorang dosen di Institut Teknologi Massachusetts dari tahun 1936 sampai 1973, terlibat dalam penelitian radar pihak Sekutu pada Perang Dunia Kedua dan membantu merancang mesin sinar-X yang memperpanjang usia penderita kanker. Pada tahun 1943, Federal Bureau of Investigation meminta John Trump mempelajari penelitian dan alat-alat Nikola Tesla setelah Tesla meninggal di kamarnya di New Yorker Hotel. Kakek Donald Trump adalah Frederick Trump, pengusaha restoran dan asrama di sekitar Seattle dan Klondike, Kanada.

Keluarga Trump aslinya merupakan pengikut Lutheran, namun orang tua Trump merupakan jemaat Gereja Reformed Amerika. Nama keluarga Trump sebelumnya dieja Drumpf atau Drumpft, kemudian berubah menjadi Trump semasa Perang Tiga Puluh Tahun pada abad ke-17. Trump mengatakan bahwa ia bangga akan darah Jermannya; ia menjabat marsekal tinggi pada pagelaran German-American Steuben Parade tahun 1999 di New York City.

Pendidikan

Trump lulus setelah menyelesaikan kelas delapan. Pada tahun 1983, Fred Trump mengatakan kepada seorang wartawan bahwa Donald itu “anak yang cukup bandel ketika masih kecil”. Trump ikut serta dalam latihan baris-berbaris, mengenakan seragam, dan mendapat pangkat Kapten pada tahun seniornya.

Trump kuliah di Universitas Fordham di Bronx selama dua tahun sejak Agustus 1964. Ia kemudian pindah ke Wharton SchoolUniversitas PennsylvaniaPhiladelphia. Wharton School saat itu merupakan salah satu perguruan yang memiliki departemen kajian properti di Amerika Serikat. Ia menyambi bekerja di perusahaan milik keluarganya, Elizabeth Trump & Son, yang menggunakan nama nenek Trump dari pihak bapak. Trump lulus dari Wharton bulan Mei 1968 dengan gelar Bachelor of Science dari jurusan ekonomi dengan konsentrasi di bidang keuangan.

Trump tidak ikut wajib militer pada masa Perang Vietnam. Semasa kuliah tahun 1964 sampai 1968, ia mendapat empat surat penangguhan medis. Tahun 1966, ia dinilai layak ikut wajib militer setelah mengikuti uji kesehatan militer. Tahun 1968, ia dinilai layak oleh dewan wajib militer daerah, tetapi diberikan surat penangguhan medis 1-Y pada Oktober 1968.

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here