Meski Merusak Negara Trump Tak Boleh Dimakzulkan

0
114
Mantan Ketua Senat Minoritas (Partai Demokrat) Harry Reid

Nusantara.news, Washington – Meskipun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J Trump disebutnya telah merusak negara, namun mantan Senator Demokrat – Harry Reid – ini menyerukan partainya melawan upaya-upaya pemakzulan. Adanya dugaan keterlibatan Rusia dalam Pemilu 2016 adalah kesalahan Partai Republik, ungkap Harry saat wawancara eksklusif dengan NBC News, Rabu Kliwon (25/4) kemarin.

Reid yang sudah 30 tahun duduk di kursi Senat telah mencium gelagat sejumlah partisan Partai Demokrat – terutama miliarder Silicon Valley Tom Steyer – yang secara terbuka mendorong segera dilakukan proses pemakzulan. Tapi Reid tidak setuju dengan gagasan itu. “Saya mengatakan kepada semua orang, hentikan!” pinta Reid.

“Saya pernah melakukan proses impeachment (era Bill Clinton) dan itu tidak menyenangkan,” lanjutnya. “Dan semakin sedikit kita berbicara impeachment, semakin baik kita.”

Dibajak Pemodal

Mantan Ketua Senat Demokrat itu selanjutnya memecah keheningan dengan menyebutkan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016, namun kekecewaannya ditimpakan kepada koleganya dari Partai Republik karena tidak mau menyampaikan kepada publik tentang kegiatan Rusia ketika itu.

Harry Raid menuding selain Trump, mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI/Federal Bureau Investigation) James Comey dan miliarder Koch bersaudara – semuanya – harus disalahkan atas fakta bahwa orang AS tidak mengetahui sebelumnya tentang upaya Rusia mempengaruhi pemilih di negaranya.

Toh demikian Reid menyebutkan Senat Republik (yang mengetahui informasi itu) tidak bisa berbuat banyak. “Rekan-rekan takut. Mereka takut kepada Trump. Mereka takut kepada Comey,” beber Reid yang berbicara dalam wawancara media pertamanya sejak meninggalkan kursi Senat pada tahun 2016.

Pada bulan Oktober tahun itu, Reid mengirim surat kepada Comey yang meledakkannya karena menyembunyikan informasi “eksplosif” tentang Trump dan Rusia – bahkan ketika Direktur FBI mengadakan konferensi pers tentang email Hillary Clinton.

Sejak saat itulah Reid mengaku menahan komentar tentang itu. “yah,” lanjut Reid sambil menyunggingkan bibir dan tertawa. “Aku benar,” ungkapnya.

Sebagai politisi senior Reid menuding Partai Republik takut kepada Koch bersaudara yang telah menghabiskan jutaan dolar AS untuk mendukung jaringan politiknya di Grand Old Party (GOP). Ini pula yang membuat sejumlah anggota Partai Republik menuduh para donor “membeli negara untuk kepentingan komersial mereka sendiri”.

Senat Rasa DPR

Setelah meninggalkan Senat Reid mengungkapkan dirinya bersahabat dengan rekannya dari GOP dan menanyakan kenapa dia tidak membantu mencoba membuat lebih banyak informasi publil tentang campur tangan Rusia? Tapi sahabatnya yang berbeda partai politik itu mengatakan dirinya takut keluarga Koch akan mengejarnya.

Harry Reid saat menjadi juru bicara Senat Minoritas

Reid mengatakan dirinya relative diam sejak tidak lagi duduk di Senat, dengan alasan dia tidak ingin melompat-lompat dengan menarikan irama orang lain.

Dalam wawancara selama 35 menit itu Reid juga mengatakan Senat AS – Majelis Tinggi – akan menjadi seperti DPR – Majelis Rendah – kurang bipartisan, tradisional, dan kurang deliberatif. Reid yang sudah 5 periode alias 30 tahun duduk di Senat AS menyebut anggota Kongres dari Partai Republik sebagai “makhluk aneh yang pernah Anda lihat” yang telah melakukan “semua yang mereka bisa” untuk mengangkangi struktur peradilan dan legislatif pemerintah.

“Ini adalah orang-orangnya Trump sekarang,” kata Reid.

Reid berulangkali mengkritik kepemimpinan GOP, namun secara khusus dia enggan mengkritik Pemimpin Senat Mayoritas Mitch McConnell yang asal Kentucky.

“Saya tidak marah dengan Partai Republik. Tapi saya sangat kecewa dengan apa yang telah mereka lakukan terhadap institusi,”beber Reid, “Saya percaya pemerintah federal telah begitu dirugikan, cabang legislatif telah hancur, hukum hancur, check and balances telah meluncur keluar pintu.”

“Demokrasi kita akan bertahan,” lanjutnya, “tetapi itu akan sulit.”

Peringatan Tentang Rusia

Reid berbicara panjang lebar tentang periode sebelum pemilihan, mencatat bahwa pada saat itu, “kami semua berfikir” Hillary Clinton akan menang. Tapi ternyata yang terjadi sebaliknya. Penyebabnya tak lain dugaan keterlibatan Rusia yang diketahuinya sejak sebelum pemilihan. Reid sudah mendengar tentang itu tapi masih meragukan kebenarannya. “Itu sebabnya saya menulis surat kepada Comey.”

Mantan Direktur FBI James Comey ikut disalahkan oleh Reid

Namun sekarang Reid berulang kali memuji media karena memimpin dalam memberikan informasi yang benar kepada publik. Sekarang pers, sanjung Reid, memiliki hampir semua yang dia tahu saat sebelum pemilihan. “Kerja bagus telah dilakukan oleh pers, bukan pemerintah federal.”

Kala itu dia sudah menghubungi Ketua Senat Republik McConnell dan Ketua DPR Paul Ryan – tapi sayang keduanya menolak rekomendasi Direktur Keamanan Dalam Negeri untuk memberikan surat peringatan ke gubernur-gubernur se-AS tentang campur tangan Rusia sebelum pemungutan suara dilaksanakan.

“Ryan dan McConnell berkata, “Tidak, pemilihan adalah proses negara, kita harus tidak ikut campur. Jadi cukup baik mengatakan itu semua, bukan?” kata Reid yang berbicara dari perpustakaan Universitas Nevada, Las Vegas, di mana dia memiliki kantor.

Reid juga tidak menyalahkan mantan Presiden Barrack Obama meskipun dia juga mengatakan, “Saya pikir kita seharusnya melakukan lebih banyak lagi.” Kepada Comey, Reid berkata, “Perasaan saya belum berubah.”

Sedangkan tentang kemampuan Trump bisa bertahan dari skandal yang menghajarnya, Reid justru berulang-kali mengagumi kehebatannya. “Jika Bill Clinton, atau Bush, atau siapa pun memiliki masalah 1 persen saja dari etika, dia pasti sudah pergi,” ulasnya.

Untuk menunjukkan Donald Trump manusia sejenis apa, Reid menggambarkan ketika dirinya kecelakaan saat olahraga dirinya tidak bisa tidur di tempat tidur selama 4 bulan.

“Saya menjalani operasi selama 12 jam di wajah saya, (kecelakaan itu) mematahkan semua tulang di wajah saya. Terus apa yang dia (Trump) katakan? Apakah dia mengirim catatan simpati? Dia justru mengatakan, harap Reid mencoba kecelakaan lain, terluka lagi. Bagaimana (menjelaskan sikap manusia) seperti itu?” beber Reid.

Dia bukan pria yang baik, lanjutnya, karena suka meremehkan orang lain.

Manusia Langka

Sekarang Reid memang tidak berada dalam arus permainan politik formal. Saat ditanya tentang karirnya ke depan Reid justru berbicara tentang istri dan anak-anaknya.

Reid berharap orang-orang melihat ke belakang dan berkata. “Ya, dia melakukan apa-apa dengan keluarganya. Sebagai pria yang buruk secara politik, dia baik di keluarganya,” ujar Reid dengan nada bercanda. “Kami berusaha keras untuk memperlakukan satu sama lain dengan baik,” tandasnya.

Jim Margolis, konsultan media dari Partai Demokrat yang bekerja dengan Reid juga memiliki beberapa pemikiran tentang warisan Reid.

“Reid adalah orang yang dibesarkan di tempat tanpa pipa (plumbing), dia menumpang ke sekolah menengah, petinju, polisi Capitol Hill,” ungkap Margolis – menyebutkan pekerjaan Reid sebelumnya. “Dia bahkan mendapat ‘bom mentah’ dimasukkan ke dalam mobil keluarga ketika dia ‘mencoba membersihkan Las Vegas’ pada 1980-an,” papar Margolis.

Tidak ada lagi orang seperti dia yang tersisa. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here