Kabinet Trump

Miliarder Wilbur Ross Dilantik Sebagai Menteri Perdagangan

0
93
Foto: Reuters

Nusantara.news, Washington – Investor dan miliarder Amerika Wilbur Ross dilantik sebagai menteri perdagangan AS pada Selasa (28/2) setelah sehari sebelumnya mendapatkan konfirmasi dari Senat AS.

Wakil Presiden Mike Pence memimpin sumpah jabatan kepada pria berusia 79 ini. Sebagaimana dilansir Reuters (28/2) Ross mendapat dukungan yang kuat dari Senat termasuk dari Demokrat karena dia dianggap sebagai ekspert di bidang perdagangan.

Posisi Ross diharapkan dapat memperkuat tim ekonomi Presiden Donald Trump, terutama untuk melakukan negosiasi-negosiasi ulang hubungan perdagangan, termasuk dengan Cina dan Meksiko, dimana hubungan Trump dengan kedua negara tersebut cukup sensitif.

Dengan Meksiko Trump terlibat ketegangan soal pembangunan tembok pembatas wilayah AS bagian selatan yang tidak bisa diterima oleh pemerintah dan masyarakat Meksiko. Sementara dengan Cina sebagai negara ekonomi paling kuat di Asia, rencana Trump untuk melakukan pembicaraan bilateral dengan pemimpin Cina sampai saat ini belum terealisasi.

Sementara ini sang menteri perdagangan jarang mendapatkan sorotan di Washington, Ross diharapkan dapat memainkan perannya yang luar biasa dalam mewujudkan janji-janji kampanye Donald Trump, terutama untuk memangkas defisit perdagangan AS dan membawa manufaktur kembali ke Amerika.

Sejumlah senator dari Demokrat mengkritik keberadaan Ross sebagai miliarder dalam jajaran kabinet Trump. Mereka menuding Ross sebagai investor yang telah membawa sejumlah pekerjaan keluar dari Amerika.

Reuters melaporkan bulan lalu bahwa perusahaan milik Ross telah menciptakan sekitar 2.700 pekerjaan di luar negeri sejak tahun 2004.

Trump memuji Ross sebagai pengusaha cerdas dan salah satu penasihat paling berharga dalam pemerintahannya.

Ross setuju untuk melepaskan hampir semua kepemilikan pribadi dan mengundurkan diri dari puluhan perusahaan dan organisasi untuk mengambil posisi orang nomor 1 di Departemen Perdagangan.

Departemen Perdagangan memiliki lebih dari 40.000 karyawan dan mengawasi pelayanan pemerintah luas, termasuk Biro Sensus, peramalan cuaca, perdagangan dan pengelolaan perikanan.

Ross merupakan orang terkaya nomor 222 di AS, Forbes mencatat total kekayaan Ross diperkirakan mencapai USD 2,9 miliar.

Dia mendapatkan sebagian besar kekayaannya melalui investasi. Dia adalah ketua dan kepala strategi di WL Ross dan Co LLC, yang didirikan di Rothschild & Co pada 1997.

Ross mengawali karier pada periode 1976-2000, dimana dia bekerja untuk bank investasi Rothschild Inc. Selama 25 tahun bekerja, dia menjadi konsultan penasehat yang menangani kebangkrutan perusahaan paling top, sehingga dijuluki sebagai “Raja Bangkrut”.

Pada periode 1990, Ross menikah dengan Betsy McCaughey, yang menjabat sebagai Wakil Gubernur New York di bawah George Pataki. Ross dan McCaughey menikah pada tahun 1995 dan bercerai pada tahun 1998. Sebelum perceraian mereka, Ross menghabiskan USD 2,25 juta untuk kampanye McCaughey melawan Pataki. Namun, ketika kampanyenya mulai berantakan, dia menarik dukungan dananya dan mereka pun bercerai.

Ross sekarang menikah dengan sosialita Hilary Geary. New York Times melaporkan pada 2004, pasangan ini bertemu di sebuah pesta dan bertukar email. Pada tahun 2000 dia melakukan investasi kecil di Rothschild, dan mulai membuka perusahaan ekuitas sendiri milik pribadi, WL Ross & Co LLC.

Dua tahun kemudian, dia membeli International Steel Group (ISG), dan menjadi ketua dewan, melalui serangkaian merger dan akuisisi dimulai dengan Bethlehem Steel Corp. Pada Desember 2003 pun ISG go public.

Setahun berikutnya, Ross membentuk Coal Group Internasional (ICG) setelah membeli aset dari Horizon Natural Resources yang dilelang karena perusahaan tersebut bangkrut. Pada Oktober 2004, dia menggabungkan ISG dengan Mittal Steel dengan investasi sebesar USD 4,5 miliar.

Pada 2 Januari 2006, ledakan kilang di Sago Mine, West Virginia, yang dioperasikan oleh ICG anak Wolf Run Mining Co, menyebabkan kematian 12 penambang. ICG dan WL Ross & Co pun dituntut karena dianggap melakukan kelalaian. Proses hukum tersebut baru rampung pada November 2011.

Pada April 2010, Ross melakukan pembelian 21% saham di Virgin Money milik Richard Branson. Kemudian pada November 2011, Ross  membantu Branson membeli bank Inggris Northern Rock.

Masih di 2011, Arch Coal Inc menjual saham International Group Coal (ICG) dengan nilai sebesar USD3,4 miliar. Kemudian pada September 2011 W.L. Ross & Co bersama lima investor Amerika dan Kanada membeli 34,9% saham di Bank of Ireland. Ross memiliki saham mencapai 9,3%.

Pada 21 Maret 2016, Nexeo Solutions, sebuah perusahaan distribusi bahan kimia, mengumumkan perjanjian merger dengan W.L. Ross Holding Corporation merger diperkirakan mencapai USD1,575 juta. Namun, pada 24 Agustus 2016 SEC mengumumkan bahwa W.L. Ross & Co harus membayar denda USD 2,3 juta karena dianggap tidak mengungkapkan jumlah biaya transaksi yang dialokasikan dengan benar. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here