Mudik Lebaran, Tol Surabaya-Kertosono Bisa Dilalui 19 Juni

0
94

Nusantara.news, Surabaya – Guna memastikan kenyamanan, khususnya untuk jalur lintasan mudik lebaran 2017, Gubernur Jawa Timur Soekarwo terus melakukan pengecekan dan melihat langsung kondisi pembangunan infrastruktur jalan yang masih dalam tahap pengerjaan di wilayahnya, yakni ruas tol Surabaya-Mojokerto dan Mojokerto-Jombang-Kertosono, Selasa (13/6).

Hingga kini, ruas tol Surabaya-Mojokerto dan Mojokerto-Jombang-Kertosono, yang berakhir di Jembatan Brantas diharapkan bisa mengurai kemacetan yang pada tahun lalu sempat  menimbulkan kemacetan hingga 8 jam, tepatnya di pertigaan Mengkreng.

“Ini sebagai solusi mengatasi kepadatan mobilitas transportasi di jalan utama dari Surabaya menuju ke luar kota,” kata Soekarwo saat meninjau kondisi jalan di Desa Banjaran, Driyorejo, Gresik yang juga sebagai tempat peristirahatan.

Melihat kondisi ruas jalan itu, Pakde Karwo menyebut jalan tol tersebut memang belum sempurna seratus persen, sehingga penjagaan harus dilakukan dengan ketat terutama untuk jalan lintas sebidang. Juga menyarankan untuk diperbanyak pengamanan, terutama untuk sambungan-sambungan jalan yang belum semuanya selesai.

“Harus diperbanyak pengamanan untuk penyamaan ketinggian jalan apalagi masih ada penyeberangan yang belum selesai,” tambahnya.

Menurutnya, jalan yang dibuka satu lajur itu menggunakan manajemen pengaturan jalan, diatur pada saat mudik dari timur ke barat, sedangkan untuk balik diarahkan dari barat ke timur.  “Jadi harus ada rekayasa transportasi untuk mengatasi kemacetan,” ujar Pakde Karwo.

Pengecekan jalan tol tersebut diawali dengan memasuki gate area jalan masuk tol Surabaya-Mojokerto. Sebagian besar jalan yang dilalui sudah bisa dilewati satu jalur untuk dua kendaraan sekaligus.

Jalan tol Surabaya-Mojokerto pada bagian 2 masih banyak ditemui jalan bergelombang. Sementara, untuk seksi 3 disebut sudah cukup baik dan layak dilalui. Jalan tol tersebut bisa dilewati kendaraan bermotor mulai pukul 06.00 WIb dan pintu utama dari arah Surabaya ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Pengguna jalan yang akan melintas diharapkan untuk selalu waspada, meski sebagian jalan sudah dibeton, namun beberapa ruas masih ada yang bergelombang. Termasuk gundukan tanah masih dijumpai di sisi kanan dan kiri jalan yang bisa dilalui. Termasuk belum adanya penerangan secara menyeluruh, namun untuk memudahkan pengguna jalan telah disiapkan petunjuk jalan yang sudah terpasang.

“Jalan tol Surabaya sampai Mengkreng sudah bisa dilalui tanggal 19 Juni 2017. Jembatan balley yang ada di daerah Mengkreng sendiri dipastikan jadi pada tanggal 16 Juni 2017,” terangnya.

Untuk kesiapan akhir, Gubernur Soekarwo menambahkan akan kembali melakukan pengecekan pada tanggal 18 Juni 2017.

Semoga saja dengan persiapan yang disebut sudah matang, dan meski sejumlah ruas tol belum semua rampung akan bisa dilewati untuk mudik lebaran. Namun, jaminan keamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap harus menjadi perhatian, tidak boleh diabaikan.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here