MUI Imbau Warga Waspada, Giliran Gresik ‘Diteror’ Kebangkitan PKI

0
268

Nusantara.news, Surabaya – Belum usai terungkapnya pelaku pemasangan simbol palu arit di Pamekasan, memori kenangan buruk PKI di Jawa timur kembali mengusik masyakat. Kali ini giliran Gresik yang disapa coretan tulisan G-30-S/PKI di beberapa dinding rumah warga di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan H Samanhudi, Kecamatan Gresik.

MUI Gresik mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi kejadian ini. “Kami serius menyikapi hal ini. Ini Gresik, kota yang kulturnya Islam. Jangan sampai gaduh karena tulisan ini yang saya anggap ada unsur kesengajaan. Bukan sekedar iseng,” terang Dewan Penasehat MUI Gresik KH Nur Muhammad kepada wartawan, Minggu (12/2/2017).

Penilaian ada unsur kesengajaan, menurut tokoh masyarakat yang akrab disapa Gus Nur tersebut karena tulisan berwarna hitam itu, ditemukan di lokasi yang sehari-hari ramai dengan lalu lalang warga. “Menghadapi fenomena ini sementara kita harus bersikap diam dulu, gak usah resah. Namun tetap selalu waspada dan selalu memantau,” terangnya.

Namun demikian, Gus Nur mengingatkan supaya masyarakat tidak diam ketika menemukan adanya seseorang yang menuliskan atau membawa atribut maupun simbol-simbol lain berupa G-30-S/PKI. “Kalau ada yang menemukan orang penyebarnya jangan diam. Tangkap dan laporkan ke pihak berwajib. Agar bisa diketahui motivasinya,” tegasnya.

Namun tulisan yang ditemukan pada hari Jumat (10/2/2017) itu, kini tak berjejak. Tim dipimpin Kapolsek Gresik Kota AKP Suyatmi, menghapus tulisan itu dengan cat setelah menerima laporan warga. Sayang, tidak ada statement langsung dari kepolisian saat itu terkait tulisan yang meresahkan warga tersebut.

Gresik memang mendapat kenangan buruk atas sepak terjang PKI di masa lalu. Mayjen MT Haryono satu dari 6 jenderal yang gugur korban kudeta gagal pada tahun 1965 bahkan merupakan keturunan dari Sunan Giri, salah satu penyebar agama Islam di tanah Jawa.

Silsilah keturunan Sunan Giri hingga sekarang memang memakai gelar Mas di depan namanya. Mas Tirtodarmo (MT) Haryono berhak meneruskan gelar itu dari garis keturunan sang ayah, Mas Harsono Tirtodarmo kendati lahir di Surabaya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here