Muluskan Gus Ipul, PKB Ketar-Ketir Dukungan Partai Lain Belum Mengalir

0
101
Halim Iskandar (tengah) instruksikan anggota F-PKB di DPRD Jawa Timur, memuluskan langkah Gus Ipul kendati hingga kini belum menerima rekomendasi tertulis dari DPP.

Nusantara.news, Surabaya – Komunikasi politik antar elite partai kian masif untuk membahas dan menentukan calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 Jawa Timur. Praktis baru PKB yang mengawali deklarasi dukungan kepada Saifullah Yusuf, wakil gubernur saat ini. Modal 22 kursi di DPRD Jawa Timur jadi faktor rasa percaya diri ini kendati partai lain belum memberi sinyal dukungan.

Ketua DPW PKB Jawa Timur Halim Iskandar bahkan sudah instruksikan kadernya di legislatif ikut merumuskan program visi dan misi pejabat yang akrab dipanggil Gus Ipul tersebut. Termasuk dengan inventarisasi keberhasilan Gubernur Soekarwo selama 2 periode menjabat. “Awalnya itu (inventarisasi, RED). Pemetaan itu tujuannya untuk mempertahankan keberhasilan,” terangnya kepada media usai membuka pameran foto dan peluncuran buku PKB di Gedung DPRD Jawa Timur, Senin (31/7/2017).

Keberhasilan Soekarwo memang bisa jadi strategi jualan PKB untuk memuluskan langkah Gus Ipul. Namun, ada perbedaan persoalan dengan yang dihadapi Gus Ipul dalam pencalonan kali ini. Terutama ketika memenangkan Pilgub 2013 yang sampai berlangsung tiga putaran. Yakni, resistensi dari beberapa elemen yang merasa dipinggirkan kala itu. Termasuk dari unsur partai.

Indikasi ini menguat ketika komunikasi politik Gus Ipul dengan pimpinan partai lain belum memperoleh dukungan pasti. Termasuk dengan PDI Perjuangan kendati sudah mengembalikan formulir pendaftaran. Ketua Dewan Pertimbangan Partai Hanura Oesman Sapta Odang, bahkan memberi sinyal justru akan memberi pertimbangan khusus pada calon perempuan. “Kami juga dapat masukan dari arus bawah untuk memberi rekomendasi calon nantinya,” cetusnya ketika hadiri konsolidasi DPD Partai Hanura, Minggu (30/7/2017).

Tersendatnya dukungan dari partai lain ini yang bakal membuat PKB kerja keras. Karena itu, melalui Fraksi PKB (F-PKB) di DPRD Jawa Timur, Halim sangat berharap ada rumusan tepat untuk menjaga Gus Ipul sebagai penerima rekom partai agar bisa memenangkan pilgub. “Fraksi harus sudah mulai duduk bersama, berdiskusi dan membahas program serta visi misi Gus Ipul untuk kepentingan pencalonan gubernur,” terang Halim.

Menurut dia, F-PKB sebagai kepanjangan tangan partai harus mempersiapkan matang visi misi calon gubernur yang garis besarnya memiliki ruh memperjuangkan kerakyatan dan kaidah perjuangan. Termasuk memetakan apa yang menjadi persoalan dan kekurangan selama kepemimpinan Soekarwo agar bisa diubah menjadi lebih baik.

Kakak kandung Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tersebut, mencontoh persoalan disparitas yang dinilainya masih tinggi dan harus diakui angka kemiskinan juga tidak sedikit sehingga harus dicari solusinya. Tak itu saja, pihaknya juga melihat persoalan pendidikan di Jawa Timur yang harapan lama sekolah berjarak terlalu jauh dengan realitas lama sekolah.

Ketua F-PKB DPRD Jawa Timur Thoriqul Haq mengaku siap menerima amanat partai. Menurut dia, memenangkan Gus Ipul pada Pilgub 27 Juni 2018 mendatang, sudah bagian dari tugas kader partai.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here