Nasdem Lepas Koalisi Petahana, PKB dan PKS tetap Percaya Diri

0
89
Ilustrasi PKB PKS (Sumber: Nusantara.news)

Nusantara.news, Kota Malang – Lepasnya Partai Nasdem dari Koalisi Poros Petahana tak membuat PKB dan partai pendukung petahana lainnya berkecil hati. Mereka tetap bersemangat memenangkan M Anton kembali bertahta di Kota Malang hingga 2023 nanti.

Dalam Pilkada Kota Malang kali ini, sesuai rekomendasi DPP PKB yang diberikan langsung oleh Ketua Umum PKB) Muhaimin Iskandar di kantornya, Jakarta, M Anton selaku Calon Walikota berpasangan dengan calon wakilnya Syamsul Mahmud.

Surat Rekom DPP PKB, Muhaimin Iskandar kepada M Anton (Walikota Petahana) dan Syamsul Mahmud untuk Pilkada Kota Malang 2017 (Sumber: Politika Malang)

Ketua LPP DPC PKB Kota Malang, Arif Wahyudi, mengatakan, jika pemberian rekomendasi telah melalui proses. “Rekom resmi DPP PKB kepada pasangan Abah Anton dan Samsul Mahmud, turun malam ini,” jelasnya.

Ia berpesan dengan memberikan semangat untuk kader-kader dan koalisinya untuk memenangkan Pilkada Kota Malang 2018 ini. Peluang incumbent sangat besar dengan kewenangan yang dimiliki dapat memberikan pengaruh dan kesan kepada masyarakat.

Lepasnya Nasdem dari Poros Koalisi Petahana

Politik yang bersifat dinamis seakan menjadi tantangan para politisi untuk dapat meyakinka, menjaga komitmen serta prinsip pribadi dan partai. Lepasnya  Partai Nasional Demokrat (NasDem) memberi kejutan di Pilkada Kota Malang, terlebih bagi Poros Koalisi Petahana.

Usai beberapa waktu lalu memberikan surat rekomendasi agar melakukan komunikasi politik lebih dengan pasangan Anton – Syamsul Mahmud, kini partai besutan Surya Paloh itu justru menurunkan SK Penunjukkan pasangan calon kepada Ya’qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi.

Baca: Rekon Nasdem ke Sang Petahana Walikota Malang

Hal tersebut yang kemudian terlihat kurang menjaga komitmen dengan baik terkesan pragmatis dan oportunis melihat kumpulan koalisi besar yang ada. Karena sebelumnya memberikan surat rekomendasi namun, berbalik arah dukungan.

Memang sebelumnya SK DPP Nasdem yag dikeluarkan untuk memberikan rekomendasi pasangan Anton – Syamsul Mahmud melakukan komunikasi politik lebih lanjut. Namun, dalam surat tersbut juga hanya sebatas rekomendasi belum bermura pada surat putusan.

Beberapa waktu lalu, DPW Partai Nasdem Jawa Timur, secara resmi mengundang Ya’qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi agar hadir menerima SK Penunjukkan Pasangan Calon sekaligus deklarasi yang digelar di Surabaya pada Kamis (4/1/2018) lalu.

SK Resmi dari Partai Nasdem itu diserahkan langsung oleh Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna dan dihadiri oleh seluruh jajaran kader partai. SK Pencalonan yang diterima Nanda Gudban – Wanedi merupakan surat resmi yang bisa digunakan untuk pendaftaran ke KPU Kota Malang.

Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna bersama Yaqud Ananda Gudban (Sumber: Politika Malang)
Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna bersama Yaqud Ananda Gudban 2 (Sumber: Politika Malang)

Nanda pun mengucapkan terima kasih karena telah dipercaya oleh partai tersebut untuk menjadi Bakal Calon Wali Kota Malang bergandeng dengan Ahmad Wanedi. “Saya ucapkan terima kasih kepada Partai Nasdem, bagi saya ini adalah amanah,” kata Nanda Gudban.

Tetap Istiqomah dan Percaya Diri, PKS: ‘Lanjutkan Bah!’

Melihat dinamika yang terus bergulir, salah satu partai pengusung pasangan calon dari kubu petahana, H. Moch Anton – Syamsul Mahmud yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap istiqomah, optimis dan percaya diri untuk melanjutkan gelaran Pilkada Kota Malang 2018 nanti.

Koalisi Poros Petahana yang didukung oleh PKB dan PKS ini memilik 9 kursi di legislatif Kota Malang, merupakan jumlah yang cukup untuk mendaftarkan persyaratan Calon Walikota Malang ke omisi Pemeilihan Umum (KPU).

Ketua DPD PKS Kota Malang, Ernanto Joko Purnomo, mengatakan jajaran pengurus, kader dan simpatisan partai di Kota Malang akan bekerja keras untuk memenangkan kembali petahana dalam memperebutkan kursi walikota.

“Bismillah kami optimis, tetap percaya diri dan istiqomah. Hanya satu kata, sami’na wa atho’na, Menangkan!,” ucap Ernanto Joko.

Walikota Malang Petahana, M Anton bersama dengan jajaran pengurus DPP PKS (Sumber: Politika Malang)

Berdasarkan atas komitmen tersebut, maka PKS Kota Malang akan sepenuhnya mendukung serta mememangkam pasangan tersebut untuk kemajuan pembangunan di masa mendatang.

“InshaAllah pasangan Abah Anton dan pak Syamsul ini bisa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat menuju Kota Malang lebih bermartabat. Wis Apik Sam, Lanjut Bah,” tegasnya.

Pasangan Anton-Syamsul di Pilkada akan melawan pasangan Nanda-Wanedi yang didukung oleh PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PPP dan NasDem. Selain tu, juga isu Poros Demokrat yang juga akan memajukan calon walikota yakni pasangan Sutiaji-Sofyan yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golkar. []

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here