Nuswantara Bangkit: Komunitas Wong Ireng Rekatkan Sedulur Pegiat Budaya Nusantara  

0
225

Nusantara.news, Kota Malang – Arus budaya global yang semakin deras, membuat tergerusnya budaya asal. Fenomena ini antara lain terlihat dari perilaku kaum muda. Tren budaya yang bercorak kebarat–baratan semakin digrandungi kalangan ini, sementara budaya asal negeri sendiri dianggap sebagai artefak  kuno.

Namun, tidak semua kaula muda teseret arus budaya kosmopolitan. Sekumpulan pegiat budaya nusantara yang tergabung dalam Komunitas Wong Ireng menggelar Ritual budaya Nuswantara Bangkit: Hatur Agung Malang Kucecwara, di Alun – Alun Tugu Kota Malang, Senin (13/2/2017).

Imam Khomeri, Ketua Panitia Nuswantara Bangkit mengatakan, agenda tersebut dilakukan dalam rangka mempersatukan dan merekatkan kembali sedulur pegiat budaya nusantara di Jawa Timur.

“Kami ingin mempertemukan dan merekatkan kembali pegiat-pegiat budaya nusantara, serta menguatkan kembali budaya Nusantara yang hari ini hampir tergerus karea budaya budaya Asing.” ujarnya kepada Nusantara.news, Senin (13/2/2017).

Acara ini tidak hanya diramaikan oleh komunitas pecinta budaya nusantara asal Kota Malang, tetapi juga dari berbagai komunitas yang berasal berbagai daerah. Beberapa diantaranya adalah komunitas Ajisoko, Sekolah Budaya Tunggulwulung, Tetuah Candi Jago, Lembaga Kesenian Indrokilo, Pegiat Rampak Barong, Lesbumi.   

Diawali dengan memanjatkan doa bersama dan macapat puja agung nusantara di bundaran tugu, prosesi sebi budaya ini dilanjutkan dengan meditasi, ritual sekar jagat hening bersama Hatur Agung Malang Kucecwara malam bulan purnama di pelataran sekolah budaya tunggulwulung.

Imam berharap agenda ini menjadi satu langkah awal menyatukan kekuatan dan spirit kebudayaan guna membangkitkan Nusantara kembali. “Kamiberharap ini menjadi spirit kita bersama untuk menghidupkan kembali ruh Nusantara sebagai jati diri bangsa.” tandasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here