Paceklik Ikan Membuat Nelayan Muncar Sulit Mengurus Dokumen Pelayaran

0
87
Nelayan Muncar dilanda paceklik ikan

Nusantara.news, Banyuwangi – Kondisi paceklik ikan di wilayah laut Muncar membuat nelayan kesulitan untuk mengurus dokumen pelayaran kapal. Mengacu pada peraturan yang ada, kapal di atas 6-30 Gros Ton (GT) harus mengurusi kelengkapan berlayarnya seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perikanan), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Laik Operasi (SLO) dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur.

Saat ini para nelayan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja mengalami kesulitan. Apalagi untuk mengajukan dokumen kelengkapan ke Surabaya. “Sebetulnya nelayan itu pingin banget tertib administrasi, namun kok ya ribet banget, padahal nelayan kan tugasnya tidak hanya ngurusin berkas aja,” ungkap Kasim, Nelayan asal desa Tembokrejo, Muncar, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya, tidak hanya biaya akomodasi pengurusan dokumen yang dikeluhkan. Akan tetapi, lama waktu mengurus kelengkapan kapal yang terlalu lama manjadi faktor penghambat terbesar. “Kalau nelayan setiap hari nenteng berkas pengurusan surat kelengkapan kapal, mereka akan mati kelaparan karena tak melaut,” ujar Kasim.

Setelah pendaftaran kapal keluar baru bisa melakukan pendaftaran SIUP dan CV ke DKP Provinsi Jawa Timur. Itupun baru keluar setelah 3 bulan.

“SIUP dan SIPI sudah kelua,  pengajuan lagi untuk Pas Perahu di DKP, setelah dilakukan pengajuan Pas Perahu, harus menunggu selama setahun dan baru keluar beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Dengan kondisi paceklik dan pengurusan dokumen  kapal yang cenderung lama membuat nelayan semakin terjepit. Menurut Kasim salah satu nelayan yang berdomisidi Muncar, para nelayan berharap pemerintah merubah regulasi pengurusan kapal agar lebih mudah dan cepat.

“Nelayan jangan dipersulit dengan dokumen dong. Mudahkan mengurus biar nelayan tenang dalam mencari ikan. Kami tidak keberatan untuk mengurus asal tidak ribet,” kata Mispan.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here