Pameran Bambu Unik, Pertama Kalinya di Indonesia

0
924

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Pameran Bambu Unik digelar oleh pria seniman pengkoleksi bambu asal Karangploso, di Kabupaten Malang. Seniman ini juga memiliki nama yang tak kalah unik dengan bambu koleksinya. Pria ini mengaku bernama Droul Deling.

Ia menggelar pameran koleksi aneka jenis bambu uniknya (3-5 Maret), yang diperoleh dari hasil pencariannya yang dilakukan selama sepuluh bulan di berbagai hutan di wilayah Kabupaten Malang. Dari hasil “buruannya” itu dia bisa membawa puluhan batang bambu ke rumah setiap harinya.

Namun, bukan sembarang bambu yang dibawanya pulang. Hanya bambu yang memiliki keunikan yang dipilihnya. Bambu yang tergolong unik ternyata memiliki jual yang cukup tinggi. Semakin unik dan langka motifnya, semakin mahal harganya. Droul sendiri menghabiskan waktunya di hutan mulai pukul 07.00 sampai 16.00 WIB.

Keluarga dan tetangganya sendiri sempat bersikap sinis dan kerap berkomentar miring atas apa yang dilakukan Droul. Motif utama Droul mengumpulkan berbagai jenis bambu unik ini agar masyarakat mengetahui sejumlah aspek menarik dari bambu, yang menurutnya kerap mengandung unsur atau nilai seni di dalamnya

“Jadi awalnya ada salah satu media televisi lokal yang meliput aktifitas Saya. Karena pihak sponsor tertarik, jadi ngajak untuk pameran mulai dari 3-5 Maret. Ini sekaligus memperkenalkan ke publik tentang keunikan dan nilai seni atau artistik dari berbagai jenis bambu” kata Droul.

Droul mengungkapkan bahwa belum pernah menjumpai adanya pameran yang khusus mengenalkan beragam jenis bambu. Pameran seni bambu unik ini yang pertama se-Indonesia. Di Malang, pameran bambu unik ini juga yang pertama diadakan.

“Setelah saya menginformasikan adanya pameran bambu unik ini di media sosial, para pecinta bambu nusantara ternyata menganggap bahwa yang saya lakukan ini adalah yang pertama kalinya,” ungkap seniman gondrong pengkoleksi bambu ini.

Droul mengungkapkan berkat penyelenggaraan pamerannya, banyak netizen yang memberikan apresiasi kepadanya. Beberapa diantara menginginkan agar pameran serupa diadakan di daerahnya. Sebab, mereka menilai biasanya yang dipamerkan selama ini hanyalah pameran lukisan, batu mulia saja.

“Kata mereka pameran ini sangat menginspirasi. Ada juga yang dari Menado, Jawa Barat dan Jogja yang tanya kapan pameran ini diadakan di sana,” ungkap Droul dalam laman facebooknya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here