PAN: Khofifah atau Gus Ipul

0
93

Nusantara.news, Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadwalkan pendaftaran baru akan digelar pada Desember 2017 mendatang, bagi pasangan calon kepala daerah yang akan mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2018. Meski masih cukup lama, partai-partai politik saat ini telah melakukan langkah-langkah persiapan, tak terkecuali untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur.

Wakil Sekjen Pemenangan Pemilu DPP PAN, Windiarto Kardono mengatakan, sebagai pengambil keputusan sesuai ketentuan KPU, Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) sejauh ini telah mendapatkan banyak masukan dari DPW PAN Jawa Timur dan unsur pembina wilayah terkait konstelasi dan dinamika menjelang gelaran Pilgub Jawa Timur tersebut.

Selain menimbang Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang telah dua periode diusung PAN menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur mendampingi Soekarwo atau Pakde Karwo, DPP PAN juga menimbang dan dengan serius mencermati posisi tokoh perempuan nasional asal Jawa Timur, yakni Ketua Muslimat NU yang sekarang menjabat Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

“DPP PAN memandang beliau (Khofifah) memiliki potensi yang kuat untuk tampil menantang Gus Ipul dalam Pilgub Jawa Timur, 2018 mendatang,” ujar Windiarto Kardono kepada Nusantara.news, Selasa (30/5).

Urai Windiarto, PAN tentu saja juga mendorong kader yang terbukti dan telah teruji berprestasi seperti Masfuk, mantan Bupati Lamongan dan sekarang menduduki posisi Ketua DPW PAN Jawa Timur untuk maju dalam kancah Pilgub Jawa Timur, 2018.

Selain nama-nama di atas, PAN juga masih memiliki sederet kader lain yang juga memiliki prestasi dan potensial untuk ikut berlaga dalam perhelatan Pilgub Jawa Timur.

“Di antaranya adalah nama Suyoto (Bupati Bojonegoro), Viva Yoga Mauladi (Wakil Ketua Komisi IV DPR RI), dan Anang Hermansyah (anggota DPR RI),” terang Windiarto.

Tak hanya di Pilgub Jawa Timur, PAN juga memiliki sejumlah kader muda potensial, merakyat dan berprestasi, yang layak untuk bertarung di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur yang juga akan melaksanakan pilkada serentak.

Di antaranya adalah petahana Walikota Kediri Abubakar, anggota DPR RI Kuswiyanto, yang diharapkan bisa melanjutkan kepemimpinan PAN di Bojonegoro, serta sejumlah kader di daerah lain seperti Jombang, Kota Mojokerto dan sebagainya.

Terpenting dari konstelasi dan dinamika di Jawa Timur ini, PAN berkomitmen menjaga tahapan pilkada serentak 2018 tetap berlangsung kondusif. Mengingat Jawa Timur yang selama ini menjadi barometer nasional baik dalam perekonomian, politik dan keamanan.

“Kesuksesan Pakde Karwo selama memimpin Jatim harus menjadi pelajaran penting dan berharga bagi setiap kandidat yang akan melanjutkan kepemimpinan di Jatim. Hal ini tentunya agar masyarakat Jatim lebih berkeadilan, makmur dan sejahtera,” pungkasnya[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here