Partai Golkar Usung Mitro’atin dalam Pilbup Bojonegoro

5
742

Nusantara.news, Bojonegoro – Dengan status sebagai pemenang Pileg 2014, Golkar siap mengusung Mitro’atin sebagai bakal calon bupati (bacabup) Bojonegoro dalam Pilkada 2018. Langkah Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro ini dalam Pilkada 2018 bisa jadi semakin enteng. Pasalnya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto sudah merestuinya. “Saya percaya dengan Bu Mitro’atin. Karena beliau pekerja keras. Dia membuktikan pernah menjadi kepala desa selama dua kali. Kemudian sekarang ketua Golkar dan ketua DPRD Bojonegoro,” ujarnya, Minggu (19/3/2017).

Pernyataan tersebut disampaikan Setya Novanto, saat menghadiri konsolidasi dan pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Bojonegoro. Mitro’atin oleh Setya Novanto dianggap layak menjadi bakal calon bupati dalam Pilkada 2018 mendatang karena memiliki latar belakang organisasi yang kuat.

Untuk itu, lanjut dia, seluruh kader Partai Golkar harus all out mendukungnya saat Pilkada nanti. Novanto, juga meminta agar seluruh kader siap mempertahankan kemenangan partai berlambang pohon beringin itu pada Pemilu 2019. Sehingga, waktu yang tersisa ini diharapkan bisa dimaksimalkan untuk melakukan konsolidasi dan melakukan penjaringan massa. “Di Bojonegoro termasuk lumbung suara. Saya yakin nanti Bojonegoro memberikan sumbangsih besar terhadap suara Partai Golkar,” tandasnya

Mitro’atin selain menjadi orang satu di Golkar Bojonegoro, juga menjabat sebagai Ketua DPRD Bojonegoro. Kedua jabatan yang disandang wanita asal Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo itu, memudahkan dia untuk turba dan blusukan ke desa-desa sehingga sangat dikenal oleh masyarakat Bojonegoro

Bunda Atin, biasa ia dipanggil, paling rajin turba dan blusukan ke masyarakat perdesaan. Tidak hanya acara  besar yang dihadirinya,  tetapi juga berbagai kegiatan kecil, bahkan menjenguk warga yang menjadi korban musibah kebakaran atau yang sedang terbaring sakit di rumahnya.

Selain itu, dia juga menjabat sebagai Wakil Bendahara PC Muslimat NU Kabupaten Bojonegoro. Sehingga, sering diundang di acara-acara yang diselenggarakan Fatayat dan Muslimat NU Bojonegoro. Bahkan, Bunda Atin juga sering didapuk sebagai penceramah dalam acara pengajian-pengajian yang diselenggarakan badan otonom NU Bojonegoro itu.

Banyak Nama Muncul

Selain Mitro’atin terdapat nama lain yang akan ikut bersaing dalam Pilkada Bojonegoro 2018. Di antara ada nama Mayjen TNI Wardiyono,S.IP,MM,MBA. beberapa bulan lalu sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui bhakti sosial dan besilaturahmi ke tokoh masyarakat, tokoh agama dan blusukan langsung ke warga. Pria asli Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro itu saat ini menjadi Pati di mabes TNI, setelah sebelumnya menjadi salah satu staf di Kemenko Polhukam.

Juga ada nama Akmal Budianto yang sudah berbulan-bulan bersosialisasi ke masyarakat. Ppria yang pernah menjadi pejabat di Pemkab Bojonegoro itu, menjadikan wilayah selatan Bojonegoro ssebagai basis awal yang digarap.

Dua politisi lain, yakni Kuswiyanto, anggota DPR dari PAN dan Ana Muawanah anggota DPR dari PKB, juga siap meramaikan. Kuswiyanto malah lebih serius lagi. Setiap ada waktu reses menyempatkan waktu untuk menyapa warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Pria kelahiran Ponorogo ini sering terlihat di berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Kang Yoto – sebutan akrab Bupati Bojonegoro Suyoto – dan juga mengikuti kegiatan istri Bupati Bojonegoro yaitu Hj Mafudhoh Suyoto.

Nama bacabup yang menjadi perbincangan warga Bojonegoro adalah H. Setyo Hartono yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati Bojonegoro. Hal itu bisa dilihat dari aktifnya Setyo  turun ke bawah dengan kegiatan pembinaan aparat pemerintah desa. Tak hanya pada tingkatan kabupaten, namun hingga ke pelosok-pelosok desa.

Bahkan mantan perwira TNI-AD berpangkat letkol itu sudah menyebar puluhan ribu kalender yang di distribusikan ke desa-desa. Ada banyak kemudahan bagi pria yang akrab disapa Kang Harto itu, untuk bertemu dengan masyarakat karena menjabat sebagai Wakil bupati.

Dari kalangan birokrat aktif ada nama Nurul Azizah, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (KLH) Pemkab Bojonegoro. Wanita yang tinggal di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu, menggandeng Hanafi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Melalui Hanafi, Mbak Nurul – demikian wanita ini biasa disapa – dia sering datang ke sekolah-sekolah termasuk dengan mengikuti kegiatan Pramuka.

Peta perolehan kursi pada pemilihan legislatif 2014 terlihat Partai Golkar mendapat 7 kursi, Demokrat (7), PAN (6), PKB (6), PDIP (5), Gerindra (5), PPP (5), PKS (4), Hanura (2), Nasdem (2) dan PKPI (1). Dengan total 50 kursi maka syarat untuk maju minimal 10 kursi. Dengan tidak adanya partai yang mampu sendiri mengajukan calon sendiri,  maka Pilkada Bojonegoro berpotensi banyak calon. []

5 KOMENTAR

  1. pak bu yang terpilih menjadi bupati bojonegoro periode 2018 – 2022 ,yang terpenting pembanggunan di sektor jalan nya .terima kasih

  2. Sepertinya bunda mitro’atin Muntaha lebih cocok memimpin Bojonegoro,, saya tau bunda atin sebelum jadi kepala desa walaupun saya bukan warga desanya

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here