Pasangan Khofifah Dideklarasikan Pertengahan November

1
71
Juru Bicara Tim 9, Kiai Asep Saifuddin Chalim (Foto: Tudji)

Nusantara.news, Surabaya – Tahapan verifikasi dan penjaringan sosok bakal calon yang akan mendampingi Khofifah Indar Parawansa untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim oleh 17 kiai yang diketuai oleh KH Sholahuddin Wahid memasuki babak baru. Pantauan Nusantara.news, para kiai tersebut kembali berkumpul, tepatnya di sebuah rumah di areal Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Minggu (5/11/2017).

Para kiai yang dimotori oleh KH Sholahuddin Wahid itu kembali melakukan pertemuan dan membahas secara tertutup mematangkan proses verifikasi dan penjaringan nama-nama bakal calon yang diharapkan bisa disepakati semua pihak utamanya partai pengusung Khofifah.

Dari 10 nama sebelumnya, tim 9 menyebut telah mengerucut menjadi dua sosok, yang akan terus dilanjutkan pembahasan, setelahnya disampaikan ke partai pengusung juga kepada Khofifah, yang diberikan kewenangan untuk memilih.

“Telah mengerucut dua nama, hanya memang tidak boleh disebutkan namanya. Tetapi, insyaallah, minggu depan, kalau sekarang hari Minggu ya, insyalaah belum sampai seminggu akan mengerucut satu nama,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim usai melakukan pertemuan hari itu, hingga Minggu (5/11/2018) malam.

Suasana di luar, pertemuan kiai di Pesantren Amanatul Ummah di Surabaya (Foto: Tudji)

Kiai Asep menambahkan, dua nama tersebut kembali akan dimintakan persetujuan kepada partai pengusung, untuk dapat disepakati menjadi satu nama yang kemudian kembali disampaikan ke partai pengusung dan bersama-sama didukung sebagai pendamping Khofifah.

Baca Juga: Tancap Gas Anas, Garap Generasi Milenial Geluti Ekonomi Kreatif

“Tentu, saat itu semua kiai telah membentangkan semua rekam jejaknya, dan kemudian mengerucut dua nama. Kemudian, dari dua nama yang akan diumumkan seminggu lagi itu akan dimintakan arahan dan persetujuan kepada semua pihak, termasuk partai pendukung. Sehingga langkah seperti ini akan memberikan kekuatan kepada semua pihak, bahwa kesatuan akan semakin kuat untuk Jatim,” jelasnya.

Kiai Asep meminta semua pihak tidak perlu kuatir menunggu hari bersejarah itu, dan dia memastikan semua akan berjalan dengan baik. “Panjenengan (wartawan) ndak usah kuatir minggu depan insyaallah muncul satu nama. Dan menurut keyakinan kita akan disepakati oleh semua pihak juga untuk semua partai pengusung. Ini semua untuk kabaikan Jatim. Bahwa, ini adalah sinar yang telah menyingsing untuk terwujudnya Jatim yang lebih baik untuk semua pihak,” jelasnya.

Choirul Anam, keluar rumah disela perlangsung pertemuan (Foto: Tudji)

Kiai Asep menegaskan, semua proses tersebut adalah sinar yang menyingsing untuk Jatim yang lebih baik dan akan disepakati semua pihak. Kemudian, satu langkah lagi adalah disepakati munculnya satu nama, didukung semua pihak kemudian dilakukan deklarasikan pada Nopember, nanti.

“Dengan kesatuan itu, apa yang kita cita-citakan dengan jadinya Ibu Khofifah akan terwujud dan memberikan kekuatan bagi kita semua. Dan, menurut keyakinan saya itu semua akan terwujud,” jelasnya.

Satu nama yang akan muncul dan akan dideklarasikan pada pertengahan Nopember, dipastikan akan didukung semua pihak. Munculnya pertanyaan apakah dua nama itu akan mendapat persetujuan parpol pengusung, Kiai Asep memiliki memiliki keyakinan yang kuat. Serta menegaskan pasti akan jalan keluar, dari dua nama yang jika muncul perbedaan.

Deklarasi akan dilakukan pertengahan Nopember, dan untuk lokasi pelaksanaannya dipastikan dilakukan di Surabaya. Kemudian, soal pertanyaan soal mulai marak baliho sosok pasangan Khofifah dan nama tertentu yang sudah terpasang di sejumlah daerah di Jatim. Kiai Asep menegaskan, semua itu akan mengikuti ketentuan yang disepakati.

“Kalau misalnya, itu nama yang dideklarasikan ya terus berlanjut, kalau yang tidak dideklarasikan ya diganti,” terangnya, yang lagi-lagi menolak menyebut siapa sosok dua nama telah mengerucut itu.

Untuk diketahui, Tim 9 terdiri para kiai ulama NU tersebut dibentuk di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Diantaranya ada KH Sholahudin Wahid, KH Afifudin Muhajir Situbondo, Lily Wachid, KH Suyuti Thoha dari Banyuwangi, Prof Fathoni, Tulung Agung serta sejumlah nama lainnya.

Baca Juga: Eks Ketua PKB Jatim: Hanya Khofifah Kader Tulen NU di Pilkada Jatim

Sementara, dalam perjalanan pertemuan tertutup di rumah tersebut, diantara sejumlah nama kiai yang hadir, selain ada KH Sholahuddin Wahid juga tampak Lily Wachid adik kandung KH Abdurrahman Wahid. Ada juga tokoh NU Jatim Choirul Anam. Di luar rumah yang ikut menunggu proses jalannya pelaksanaan pembahasan dan pertemuan itu, diantaranya hadir Mushlik, Ketua Tim Pemuda Relawan Khofifah Jatim, yang sebelumnya dikenal sebagai pendukung setia Saifullah Yusuf. Serta puluhan pemuda di antaranya dari elemen PMII, dan elemen NU lainnya.[]

 

1 KOMENTAR

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here