Pasar Merjosari Akan Dibongkar, Pedagang Bersikukuh Menetap

0
149
Lokasi penampunghan sementara pedagang pasar Dinoyo di Merjosari

Nusantara.news, Kota Malang – Polemik pembangunan Pasar Dinoyo dan Pasar Merjosari semakin berlarut, kini mulai menemui perkembangan kembali. Dinas Perdagangan berencana akan membongkar Pasar Merjosari yang selama ini jadi tempat penampungan sementara pedagang Pasar Dinoyo yang dibangun dan kini separuh lahannya menjadi mal tersebut.

Hal ini akan dilakukan secara bertahap, mulai 5 April 2017 mendatang. Sejumlah spanduk dan umbul-umbul pengumuman terkait rencana pembongkaran sudah nampak dipasang di beberapa titik di sekitar Pasar Merjosari dan Pasar Terpadu Dinoyo.

Namun, Seruan Dinas Perdagangan agar pedagang di Pasar Merjosari pindah ke Pasar Terpadu Dinoyo menemui penolakan dari beberapa pedagang, di antara mereka bersikukuh untuk menetap di Pasar Merjosari.

Salah satu pedagang buah di pindahan dari Pasar Dinoyo ke Merjosari, Sutia menyatakan, enggan kembali lagi ke Pasar Dinoyo. “Bedak yang ada di Pasar dinoyo tidak sesuai dengan bedak yang dulu, dalam skala ukuran dan segi persewaannya, apabila dihitung kita juga rugi. Dulu saya punya dua bedak, satu bedak 1.5 meter, jadi total sebesar tiga meter di Pasar Dinoyo. Ketika dipindah sementara ke Pasar Merjosari saya hanya diberi lahan,” ujarnya kepada Nusantara.news di Pasar Merjosari. Kamis (30/3/2017)

“Akhirnya sekarang saya bangun sendiri hampir habis Rp4 juta. Sekarang ketika Pasar Dinoyo sudah jadi, lahan 1 bedaknya hanya 1 meter, jadi saya dapat ganti total cuma dua meter. Ada korupsi 1 meter. Penempatan yang dulunya strategis sekarang berubah semuanya.” imbuh Sutia

Ia menambahkan penjelasannya, dengan mengungkapkan kekecewaannya melihat pembangunan Pasar Dinoyo kini, “Apabila saya setiap lewat depan pasar dinoyo, terkadang menyesak, karena melihat beberapa lahan pasar milik para pedagang termasuk saya sebagian jadi mall, dan kini bedak yang disediakan untuk kami tidak sesuai dengan yang dulu justru lebih kecil,” jelasnya dengan penuh kekecewaan

Hal yang sama juga diungkapkan pedagang lain, Karsiyem. Lebih lanjut, dia mengaku tidak mau pindah karena sudah nyaman dan terjangkau murah di Merjosari. “Sudah nyaman, apabila pindah memnata kembali dan adaptasi dengan pembeli lagi, bangunannya jug sudah beda tata letak bedak saya dahulu di Pasar Dinoyo,” ungkapnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here