PDIP Resmi Dukung Nanda-Wanedi Untuk Kota Malang

0
73
Nanda Gudban dengan pengurus DPD PDIP Jawa Timur (Sumber: Nurlyla Ratri-MalangTIMES)

Nusantara.news, Kota Malang – PDI-P Kota Malang akhirnya secara resmi mendukung Ya’qud Ananda Gudban, Anggota Komisi B DPRD Kota Malang sebagai Calon Walikota Malang, di Pilkada Kota Malang 2018 ini.

Rekomendasi tersebut resmi turun pada pertemuan Nanda dengan ajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Timur di Surabaya pada Kamis (4/1/2017) lalu. Pada pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD PDI-P Jawa Timur Kusnadi, Sekretaris DPD PDI-P Jawa Timur, Sri Untari, dan beberapa jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Malang.

Sekretaris DPC PDIP Kota Malang, Abdul Hakim menjelaskan bahwa memang dukungan PDIP akan bermuara pada Nanda, yang nanti disandingkan dengan kader internal, yakni Ahmad Wanedi. “Iya itu, Bismillah sudah resmi, Nanda-Wanedi yang nanti akan kami usung dalam gelaran Pilkada Kota Malang 2018,” jelas Hakim kepada wartawan.

Ia menguraikan, bahwa sudah ada proses pertimbangan yang lama dan matang untuk mendukung Nanda-Wanedi maju. “Partai telah melakukan serangkaian proses penjaringan dan survei. Keputusan rekom ini dari DPP dan DPD,” urai pria yang menjabat Ketua DPRD Kota Malang tersebut.

Sri Untari, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur bersama dengan Nanda Gudban dan Ahmad Wanedi (Sumber: Politika malang)

Ditanyai mengenai proses terpilihnya Nanda, Hakim masih enggan berkomentar. Meski demikian, meskipun terkesan menutupi namun ia memastikan bahwa seluruh tahapan tentu dilakukan sesuai aturan partai.

Untuk diketahui, Poros Koalisi Harapan Pembangunan yang mengusung Nanda sebagai Calon Walikota Malang, terdiri dari Partai Hanura, PPP, PAN dan akan bertambah yakni PDI-P, dengan begitu Nanda mengantongi kursi legislatif yang lebih dari cukup untuk persyaratan pengajuan Calon Walikota ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Partai Hanura memiliki 3 kursi, ditambah Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 4 kursi, serta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang punya 3 kursi, dan Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) 11 Kursi, Artinya ada 21 kursi yang akan mengusung Nanda Gudban menjadi Calon Walikota Malang. Dengan begitu, terbangun koalisi yang cukup kuat dan besar pada Pilwali Kota Malang kali ini.

Nanda-Wanedi dan Harapan untuk Kota Malang

Diusungnya Ya’qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi oleh koalisi besar yang mengantongi 21 kursi di legislatif tidak menyurutkan kedua orang tersebut berharap penataan kota dan tatanan masyarakat Kota Malang bisa lebih baik dari sebelumnya.

Ahmad Wanedi mengomentari perkembangan Kota Malang hari ini, dalam benaknya Kota Malang hari perlu digenjot kembali pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat kota.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk Kota Malang kedepan, dan ini juga tidak mudah. Butuh waktu, tenaga, pikiran dan kerjasama untuk menyeleseikannya,” jelas dia.

Pihaknya pun menjabarkan beberapa permasalahan yang ada di Kota Malang, kini diantaranya upaya perbaikan transportasi dan pencegahan banjir.

Selain itu, infrastruktur juga yang disoroti oleh Wanedi, “Sejauh ini Kota Malang hanya terlihat dari bangunan fisiknya saja seperti mempercantik taman, juga permasalah drainase yang kurang optimal fungsinya yang kemudian menjadikan banjir,” urai Wanedi.

Jalanan rusak, fenomena banjir serta upaya peningkatan sumber daya manusia di Kota Malang juga menjadi Pekerjaan Rumah kami jika nanti terpilih. “Kemacetan di Kota Malang begitu parah. Padahal banyak pakar transportasi yang ahli rekayas dan pengaturan terkait pengendalian transportasi,” jelas dia.

Pihaknya juga akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memanfaatkan lembaga pendidikan yang ada untuk pembangunan SDM masyarakat Kota Malang agar pemikiran dan kualitas bisa maju da berkembang.

“Ratusan lembaga pendidikan harus dimaksimalkan, mulai dari tingkatan bawah sampai perguruan negeri,” pungkasnya.

Ia mengajak juga sekaligus memperkenalkan tagline yang nantinya akan dibawa di Pilkada Kota Malang, “Kami ingin merangkul semua untuk menata Kota Malang. Ayo Noto Malang!” tutupnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here