PDIP Siapkan Beberapa Nama di Bursa Pilgub Jatim

0
199

Nusantara.news, Surabaya – Sejumlah nama-nama kader Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) mulai ramai disebut bakal mendapat rekom DPP PDIP dalam bursa Pilgub Jatim 2018. Siapa saja mereka? Bagaimana dengan kader eksternal?

Wacana Djarot Saiful Hidayat yang akan maju di Jatim pasca kekalahannya di Pilkada DKI mematik internal PDIP Jatim untuk buka suara. Di internal PDIP Jatim sendiri terdapat sejumlah nama kader yang ikut meramaikan pilgub Jatim. Di antaranya, Kusnadi (Ketua DPD PDIP Jatim), Budi ‘Kanang’ Sulistyono (Bupati Ngawi), Tri Rismaharani (Walikota Surabaya) hingga Azwar Anas (Bupati Banyuwangi).

Menurut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Sri Untari bahwa wacana Djarot akan ambil bagian dalam Pilkada Jatim santer dibicarakan. “Peluang semua calon masih terbuka lebar. PDIP juga memiliki mekanisme penugasan. Artinya, bisa saja ada nama kader yang tidak masuk penjaringan tapi direkomendasikan DPP untuk maju di Pilgub Jatim. Jadi jika kader itu tidak ada dalam penjaringan tapi direkomendasikan, berarti dia masuk dalam mekanisme penugasan,” jelas Utari.

PDIP Jatim akan mulai membuka pintu untuk mendapatkan bakal calon gubernur (Bacagub) atau bakal calon wakil gubernur (Bacawagub) untuk bertarung Pilgub Jatim 2018. Sesuai rencana, penjaringan Bacagub dan Bacawagub PDIP akan dilaksanakan pada awal Juni mendatang. Masing-masing DPC akan mengusung dua nama, bisa bacagub atau bacawagub.

“Rencananya kami akan melakukan penjaringan melalui DPC-DPC untuk menyampaikan siapa bakal calon yang akan diusung oleh PDIP. Bulan Juni itu kan bulan Bung Karno jadi rasanya pas kalau dibuka penjaringan calon pemimpin Jatim ke depan. Diharapkan akhir Juni sudah bisa kami kirim ke DPP,” ungkap politisi asli Malang ini.

Sementara olitisi Partai Demokrat Jatim Nur Muhyidin punya pandangan tersendiri terkait beberapa nama-nama kader PDIP yang masuk dalam bursa penjaringan Cagub dan Cawagub di Pilgub Jatim. Menurutnya, sosok Djarot cukup kuat jika disandingkan dengan beberapa nama seperti Risma, Kanang, Anas maupun Kusnadi.

“Modal dua kali memimpin Kota Blitar sudah cukup baginya untuk maju di Pilgub Jatim ketimbang lainnya. Bahkan saya beranggapan bahwa Djarot bisa menggerakkan kader PDIP sampai akar rumput,” jelas Muhyidin.

Menurut Muhyidin, dengan mengusung Djarot bisa jadi PDIP Jatim semakin solid, karena Pelaksana Tugas Gubernur Jakarta itu sering disebut sebagai salah satu kader terbaik PDIP.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here