Pelayanan Buruk, DPRD Segera Evaluasi  RSUD Dr. Haryoto Lumajang

0
228

Nusantara.news, Lumajang – Banyaknya keluhan masyarakat hingga menjadi viral di media sosial membuat DPRD mengambil sikap untuk melakukan evaluasi pelayanan RS Dr. Haryoto, Lumajang.

Ketua Komisi D DPRD Lumajang Sugianto SH menyatakan akan melakukan pemanggilan kepada manajemen RSUD Dr. Haryoto setelah selesainya pembahasan sembilan Raperda yang sekarang sedang proses pembahasan di DPRD Lumajang.

“Kita jadwalkan setelah pembahasan  Raperda ini. Karena menurut saya cukup mendesak untuk segera melakukan rapat kerja dengan pihak RSUD Dr. Haryoto,” ungkapnya.

Sugianto mengungkapkan, beragam keluhan masyarakat terkait kinerja rumah sakit dilayangkan kepada Dinas Kesehatan maupun legislatif. Masyarakat mengeluhkan seperti aspek pemberian pelayanan kepada pasien, kualitas tenaga kesehatan hingga biaya rumah sakit.

“Jujur saja sampai saat ini keluhan masyarakat terhadap RSUD Dr. Haryoto Lumajang masih menjadi perbincangan umum di Lumajang. Kita terus menerima masukan kepada masyarakat soal pelayanan di sana, maka secepatnya akan kita evaluasi kinerja rumah sakit ini,” tegas Sugianto, Selasa (7/3/2017).

Ketika disinggung mengenai penggantian pimpinan RS Dr. Haryoto karena melihat buruknya kinerja, Sugianto mengatakan, wewenang tersebut ada di tangan bupati. “Kalau memang dianggap perlu diganti,  akan kita sampaikan kepada Bupati. Karena itu wewenang Pak Bupati untuk menunjuk siapa yang layak memimpin rumah sakit milik daerah ini,” ungkap Sugianto.

Sementara itu, Bupati Lumajang As’at Malik, berjanji akan meningkatkan kualitas rumah sakit milik pemerintah. “Meningkatkan kualitas pelayanan. Caranya dengan sosialisasi secara terus menerus untuk  pemanfaatan teknologi informasi secara bertahap,” ungkapnya.

Terkait dengan banyaknya keluhan, pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja rumah sakit agar menemukan kekurangan-kekurangan yang ada secara rinci. “Evaluasi pelayanan yang telah diberikan RSUD dr. Haryoto akan terus dilakukan dengan memperhatikan pelayanan medis maupun administrasi,” ujar As’at.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here