Pembangunan Pasar Blimbing Molor, Pedagang Butuh Kepastian

0
124
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Nusantara.news, Kota Malang – Pembangunan Pasar Blimbing di Kota Malang yang molor dari jadwal yang telah ditentukan membuat para pedagang gelisah dan meminta kejelasan. Pasar yang semula akan dibangun pada pertengahan 2012 ini, belum juga kunjung selesai hingga saat ini. Kesepakatan terakhir akan dilakukan relokasi ke tempat penampungan sementara di bekas Stadion Blimbing yang harusnya dilaksanakan Rabu ini (15/3/2017). Tapi, ternyata batal dilakukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang saat ini, Wahyu Setianto mengatakan, jadwal itu tidak lagi menjadi patokan menyusul adanya tahapan yang terlewat, yakni pertemuan yang difasilitasi DPRD Kota Malang.

Padahal, dalam pertemuan yang melibatkan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Rabu (8/3/2017) lalu, sudah dijadwalkan relokasi Rabu ini, namun hingga saat ini belum ada kejelasan yang akan dilakukan. “Tahapan itu tetap akan dilakukan. Sekarang kan sebagian anggota DPRD  masih kunjungan kerja di luar kota, kami sudah berkoordinasi,” katanya.  Wahyu menekankan, agenda relokasi itu akan berjalan pada Kamis (16/3/2017) besok, atau paling lambat Jumat (17/3/2017).

Juru bicara pedagang Pasar Blimbing, Arif Wahyudi, mempertanyakan ketidaktepatan jadwal yang sudah disepakati dalam pertemuan terakhir antara pedagang, Dinas Perdagangan, dan PT Karya Indah Sukses (KIS) selaku investor.

“Mestinya jadwal persetujuan block plan kan sudah Rabu lalu. Tapi sampai saat ini pedagang masih menunggu undangan, dan tidak ada tindak kelanjutannya,” ujar Arif.

Persetujuan block plan yang dimaksud Arif, sesuai kesepakatan dilakukan dengan mediator DPRD dan dilakukan di hadapan Forpimda. Dia  menyayangkan, relokasi yang mestinya berlangsung Rabu ini, gagal dilakukan karena ada tahapan yang terlewat. “Kami  butuh  kepastian. Apabila diundur-undur begini, akan meresahkan yang lain, apalagi berdagang menyangkut pemenuhan kebutuhan hidup kami,” tandasnya.

Kepala Bidang Pengelola Pasar Rakyat, Dinas Perdagangan Kota Malang tahun lalu, Eko Sya sebelumnya pernah dipanggil dan diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, awal Februari lalu. Pemanggilan tersebut masih terkait klarifikasi polemik pasar Blimbing yang belum rampung hingga saat ini. Eko diperiksa secara tertutup di ruang intel Kejari Kota Malang. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here