Pemuda Kota Batu Gelar Aksi Damai untuk Pilkada Bersih dan Cerdas

0
188

Nusantara.news, Kota Batu – Jelang pelaksanaan Pilkada Kota Batu 2017 puluhan  melakukan aksi di depan alun–alun di pusat kota. Aksi kali ini bertujuan untuk mengkampanyekan pelaksanaan Pilkada Kota Batu 2017 bersih dan cerdas.

Dalam aksi hadir berbagai unsur dan elemen organisasi kemasyarakat Kota Batu,  diantaranya Tim Relawan untuk Demokrasi (RELASI), Malang Corruption Wacth (MCW), In-Trans Institute, Omah Rakyat, Komunitas Kalimetro, serta beberapa kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Batu

Haris El Mahdi, dosen di Universitas Brawijaya menanggapi aksi ini sebagai gerakan pemuda peduli demokrasi yang cukup inspiratif dan membanggakan. Ia menggambarkan aksi ini sebagai sebuah gerakan masyarakat sipil yang mencoba mengingatkan masyarakat agar cerdas dalam menentukan pilihan politiknya.

“Gerakan anak muda yang cukup inspiratif, hal ini menjadi pengingat sekaligus kepada khalayak bahwa masyarakat harus cerdas dalam memilih. Tolak money politic” tandasnya.

Menurut Haris, pelaksanaan demokrasi perlu ada penekanan khusus pada aspek pelayanan publik, reformasi birokrasi dan transparansi anggaran. Namun patut disayangkan, gagasan tersebut belum tampak mengemuka dari para calon.

Haris juga menambahkan, orientasi pembangunan di Kota Batu saat ini sedikit bergeser. “Banyak orientasi pembangunan mengarah pada kebutuhan tersier, sedangkan yang primer belum juga terpenuhi. Pembangunan lebih mengarah pada taman, infrstruktur dan lainnya, dan mengesampingkan sektor pertanian, perkebunan dan masyarakatnya.” imbuhnya.

Sri Bintang, Koordinator Lapangan aksi damai ini mengatakan, latar belakang aksi ini didasarkan atas kajian beberapa organisasi masyarakat yang tentang minimnya kesadaran politik masyarakat Kota Batu.

“Berdasarkan kesimpula studi yang menyatakan sebagian besat pemilih tergolong irasional, maka kami hadir di sini untuk memberikan edukasi politik kepada khalayak,” ujar Bintang kepada Nusantara.News, Minggu (12/2/2017)

Bintang mengatakan, langkah ini akan berlanjut dengan pemantauan langsung pada Hari – H di beberapa titik wilayah untuk mengkondisikan dan sekaligus memastikan agar tidak terjadi pelanggaran.”

“Tim kami akan memantau di hari H yang disebar di setiap wilayah. Kami juga akan berkerjasama dengan Panwaslih untk meminimalisir terjadinya praktik money politic dan serangan fajar,” pungkanya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here