Pemuda Kota Malang Lakukan Penataan Ruang dan Percantik Kawasan Kumuh Perkotaan

0
217

Nusantara.news, Kota Malang – Sekumpulan mahasiswa, komunitas gambar se-Malang Raya, beberapa pemuda dan karang taruna menggelar gawe “Nggambar Bareng G5” di Embong Brantas Gang IV RW 05, Kidul Dalem Kota Malang. Lokasi ini dekat kampong wisata Tridi (Jodipan).

Ardiansyah setiawan, Ketua Pelaksana Acara tersebut mengatakan latar belakang penyelenggaran agenda ini didasarkan atas inisiatif bersama, terutama di kalangan pemuda RW 5.

“Melihat kondisi kampong yang notabene adalah kampung kumuh, bagaimana caranya kemudian kita merubah kondisi yang kumuh ini agar lebih indah,” ujar Ardi saat bertemu Nusantara.news, Minggu (5/3/2017)

Ardi mengutarakan, konsep yang digagas kaula muda ini bukan tentang wisata, namun edukasi yang nantinya bisa bermanfaat bagi seluruh kalangan mayarakat di kawasan tersebut.

“Konsep kami bukan kampung wisata, seperti yang di sebelah (kampong wisata Tridi, red) , namun kami mengangkat tema tentang kampung edukasi seni. Ke depan kami akan membuat acara biar dapat belajar bersama dengan warga sekitar, bisa juga teman–teman yang akan bikin workshop di sini nantinya,” tuturnya

Menurut Ardi, agenda yang dilaksanakan ini sekaligus memberi media kepada pemuda dan mahasiswa untuk membuat grafiti dan mural. “Rencananya ada 50 tembok yang digambar mural dan grafiti,” ujar Pemuda yang juga Anggota Karang Taruna RW 05 ini.

Selain menggambar, tujuan kegiatan ini adalah penataan ruang. Dengan konsep itu, para pemuda melakukan penataan ruang dengan mempercantik/memperindah kawasan. Di antaranya adalah menggambar di tembok dengan mural dan grafiti melalui sentuhan seni.

“Dalam penggambaran tembok pun kami memiliki tema, yakni pendidikan. Gambar bisa bebas apapun, namun lebih diarahkan pada unsur edukasinya. Yang penting tidak mengandung unsur pornografi dan SARA,” tegas Ardi.

Pihaknya menambahkan, dengan kegiatan ini tembok rumah dan gang di kawasan itu terlihat lebih apik dan rapi dipandang mata. Untuk menambah keindahan, selain pengecatan dan menggambar di tembok, para pemuda juga menata tanaman di kawasan tersebut.

“Dengan menggambar tembok mural dan grafiti serta penataan taman, setidaknya akan tercipta pemandangan atau cita rasa kawasan yang dulunya kumuh itu menjadi lebih indah, rapi dan menarik,” pungkas Ardi.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here