Pemuda Kota Surabaya Protes Lahan Petani Jadi Pabrik

0
273

Nusantara.news, Surabaya – Meskipun diguyur hujan sekelompok pemuda Kota Surabaya tetap semangat menggelar aksi diam. Mereka yang menamakan diri Kelompok Aksi Kamisan Surabaya, tetap menggelar aksinya di depan Kantor Gubernur Jawa Timur (Grahadi) dekat Taman Apsari. Diikuti sejumlah organisasi kepemudaan seperti Komune Rekapare Surabaya, KASBI Jatim, Ikata Keluarga Orang Hilang (IKOHI), Lingkar Solidaritas (LISO), Laskar Mahasiswa Republik Indonesia (LAMRI) dan lainya, dalam aksinya yang disebut aksi diam, mereka mengusung tema Indonesia Darurat Agraria,

Diah Rizky, salah seortang peserta aksi diam, mengatakan pihaknya mengangkat tema ini karena kasus ekologi dan agraria yang makin parah. “Banyak lahan persawahan yang beralih menjadi industry. Kami secara khusus menyoroti perjuangan petani melawan Pabrik Semen di Rembang,” ujarnya kepada Nusantara.news di Surabaya Jum.at (17/2/2017)

Diah Rizky mengungkapkan, petani harus dijaga agar tetap jadi petani, karena petani itu juga pahlawan dan harapan hidup masyarakat.  “Mereka pahlawan, kita semua makan nasi dari petani, karena itu kita butuh mereka, maka yang tani tetaplah menjadi tani, dijaga dan lebih diproduktifkan, bukan malah disingkirkan kemudian lahannya dibuat pabrik,” kata Diah.

Bagaimanapun Indonesia adalah negara agraris dan maritime, majukan dan doronglah kearah sana, bukan malah digerus dan dikurangi. “Sangat miris ketika melihat sawah habis di negeri agraris,” tandasnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here