Penambangan Pasir Ilegal di Probolinggo Resahkan Warga 

0
166

Nusantara.news, Jember – Warga Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo resah dengan adanya aktivitas penambangan Galian C di Sungai Pancar Glagas. Mereka lalu mengadukan keresahannya kepada DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (13/3/2017).

“Kami datang ke DPRD Jawa Timur untuk menyampaikan keluhan yang dirasakan masyarakat terkait adanya penambangan pasir dan batu di Sungai Pancar Glagas,” kata koordinator warga Pakuniran, Sutarji.

Sutarji mengungkapkan jika keresahan warga atas aktifitas penambangan sudah dirasakan sejak 2014. Akibat aktifitas penambangan, jalan di wilayah mereka rusak parah. Selain itu, beberapa rumah warga mengalami retak, dan dua rumah di dekat sungai hancur terkikis air, karena di hulunya ada galian yang menggunakan alat berat.

“Warga sudah berdemo, dan tahun ini sudah mencapai titik puncak. Warga sudah tidak sabar lagi, karena tidak ada tindak lanjutnya, sehingga kami datang ke DPRD Jatim untuk menyampaikan aspirasi masyarakat,” tegasnya.

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur memastikan penambangan pasir batu di Sungai Pancar Glagas Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo adalah aktifitas ilegal.

“Penambangan seperti di foto-foto yang disampaikan warga saat hearing di ruang Bamus DPRD Jatim itu, jelas ilegal. Karena penambangan di situ tidak ada izinnya,” ujar Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Dewi C. Putriani.

Dewi menyatakan pihaknya agar segera melakukan tindakan tegas berupa penghentian proses perizinan. Menurut Dewi, ada penyimpangan proses perizinan dalam penambangan tersebut, karena dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten Probolinggo. Padahal seharusnya izin diterbitkan oleh pemerintah provinsi.

Untuk proses selanjutnya Dinas ESDM Provinsi Jatim merekomendasikan kepada warga untuk membuat laporan kepada Polres Probolinggo atau Polda Jawa Timur, karena pihak kepolisianlah yang memiliki otoritas untuk melakukan penindakan secara hukum. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here