Pengangguran di Kota Batu Semakin Tinggi

0
306
Pencari kerja semakin banyak, lapangan kerja tak tersedia.

Nusantara.news, Kota Malang –   Pengangguran disebabkan karena keterbatasan modal yang dimiliki, baik modal ekonomi ataupun modal sosial guna keberlangsungan produksi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Kini jumlah presentase pengangguran di Kota Batu terus naik secara signifikan. Pada tahun 2017 ini tercatat ada ribuan pengangguran di Kota Batu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Batu, Eny Rachyunigsih belum bisa memastikan apakah jumlah mereka turun atau naik. “Jumlah pengangguran terbuka di Kota Batu itu sampai saat ini, terakhir berdasarkan informasi yang kami himpun ada sekitar 4526 orang. Nah ini data makro. Kami belum tahu kriteria pengangguran itu,” kata dia.

Sedangkan dari beberapa catatan pada bulan September 2016 lalu, jumlah pengangguran di Kota Batu mencapai 4.700 orang sesuai data BPS. Mereka terbagi menjadi dua kategori, yakni tenaga kerja pasif mencapai 4.000 orang dan tenaga kerja aktif sebanyak 700 orang.

Dalam perolehan data terakhir statistika daerah Kota Batu, mengacu pada Sensus Ketenagakerjaan Nasional 2013-2015 persentase tingkat pengangguran terbuka di Kota Batu semakin meningkat perlahan secara signifikan.

 

Badan Pusat Statistik Jatim, Tingkat Pengangguran Terbuka.

Terlihat bahwa persentase jumlah tingkat pengangguran di Kota Batu semakin meningkat secara signifikan, dimulai pada tahun 2013 yang awalnya 2,3 persen kemudian naik menjadi 2,43 persen di tahun 2014, dan yang terakhir pada tahun 2015 naik secara melejit menjadi 4,29 persen. Hal ini yang kemudian harus menjadi perhatian bagi pemerintah setempat, khususnya Dinas Ketanagakerjaan dalam mengentas angka pengangguran.

Aktivis Rumah Keadilan, Rizal Dwi Kuncoro mengungkapkan bahwa masalah terkait pengangguran harus menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah, karena hal tersebut merupakan permasalahan yang tidak bisa dianggap remeh “berawal dari angka pengangguran yang tinggi nantinya akan menjadi permasalahan baru yakni kesenjangan sosial akan semakin tinggi dan diikuti oleh tingkat jurang kemiskinan yang semakin tinggi dan lebar” tandasnya kepada Nusantara.news, Senin.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here