Pengelolaan Anggaran Banyuwangi Raih Penghargaan Menkeu

0
91

Nusantara.news, Banyuwangi – Atas kesuksesan dalam pelaksanaan pengelolaan daerah, Menteri Keuangan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Banyuwangi. Penghargaan ini tidak terlepas dari efektifitas pengelolaan anggaran yang mampu menyokong pembangunan daerah.

“Ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi, sekaligus menjadi pengingat bahwa Banyuwangi telah diberi apresiasi maka jangan khianati apresiasi itu dengan melakukan tindakan yang tidak taat asas keuangan negara, ungkap Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (15/3/2017).

Anas menambahkan jika APBD menjadi modal utama dalam pelaksanaan pembangunan yang maksimal. Untuk itu, dibutuhkan pengelolaan yang kredibel dan penggunaan mekanisme yang rinci.

“Maka pembiayaan APBD harus semaksimal mungkin bisa tepat sasaran. Efektivitas program diukur dengan orientasi kinerja, bukan semata-mata soal anggaran. Jadi APBD ini bukan soal sistem yang bersifat hukum administrasi keuangan negara saja, tapi mengukur kinerja, mengukur hasil pembangunan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pengelolaan anggaran, Pemerintah Banyuwangi melakukan proses pengawasan mulai tahap perencanaan, tata kelola hingga evaluasi. “Dan ini tidak hanya pada level pemerintah kabupaten, tapi juga ke desa dengan e-village budgeting dan e-monitoring system. Jadi tidak lagi ada yang bisa memaksakan penggunaan anggaran pembangunan bila usulannya tidak melewati mekanisme perencanaan terlebih dahulu dari tingkat bawah, dari level desa,” Ujarnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here