Penuhi Hak Kepemilikan Tanah untuk Rakyat, Pemkab Banyuwangi Laksanakan Sertifikasi Tanah

0
243

Nusantara.news, Banyuwangi – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Rencananya tanah yang akan didaftarkan sebanyak 21.613 bidang, dengan target sebesar 15.450 bidang pada tahun 2017.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan, pemerintah akan memulai program ini dari enam desa, yaitu Desa Tegalarum dan Karangsari Kecamatan Sempu, Desa Tapanrejo dan Sumberberas Kecamatan Muncar, serta Desa Purwodadi Gambiran, dan Desa Bangorejo Kecamatan Bangorejo.

“Saya kira program ini sangat bermanfaat bagi rakyat. Tanah-tanah milik rakyat yang belum memiliki tanda sah kepemilikan akan disertifikasi BPN lewat program PTSL. Warga yang mengurus sertifikat tanah akan mendapat kemudahan karena proses sertifikasi dilakukan tanpa dipungut biaya,” ungkap Anas, Senin (20/2/2017).

Program sertifikasi ini memberikan jaminan kepemilikan tanah bagi masyarakat, khususnya rakyat kecil. “Pokoknya harus sukses. Apalagi di antara tanah-tanah rakyat ini ada tanah pertanian, tanah milik nelayan, UMKM, dan kelompok masyarakat menengah ke bawah,” kata Anas.

Sertifikasi yang dilakukan pemerintah Banyuwangi akan memunculkan dampak positif berupa terhindarnya masyarakat akan konflik atau sengketa tanah yang sering muncul selama ini.

Pada aspek yang lain, program ini mendorong perekonomian masyarakat kecil, terutama menyangkut kegiatan UMKM. “Apabila program ini sukses, masyarakat khususnya pelaku UMKM bisa memanfaatkan sertifikat miliknya sebagai jaminan untuk proses pengajuan modal usaha ke bank,” tambah Anas.

Untuk mensukseskan program ini Azwar Anas menjelaskan, pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan melakukan pengawasan penuh demi terhindar dari kegiatan pungutan liar oleh oknum yang menjalankan kewenangannya. “Yang harus ditekankan adalah tidak boleh ada pungutan liar terhadap masyarakat dalam teknis di lapangan nanti,” imbuhnya. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here