Petahana Lirik Penjajakan Koalisi Demokrat Kota Malang

0
67
Partai Demokrat

Nusantara.news, Kota Malang – Bermodal 5 kursi di legislatif daerah yakni di DPRD Kota Malang, Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang cukup dipandang oleh partai-partai lain. Artinya partai berlambang mercy ini masih memiliki power dan bergain politik yang cukup diperhitungkan.

Sejauh ini DPC Partai Demokrat Kota Malang, aktif bergerak dan membangun jaringan serta komunikasi politik dengan partai lain untuk menjajaki koalisi dalam menyongsong Pilkada Kota Malang 2018 nanti. Bermodal lima kursi, partai ini hanya membutuhkan empat kursi lagi dari rekan koalisi. Karena itu komunikasi aktif terus dilakukan dengan berbagai partai lainnya.

Dalam perjalanannya Partai Demokrat cukup aktif mengusung calon dalam pilkada. Terlihat pada pilkada di tahun sebelumnya, yakni Pilkada Kota Malang 2013 kader terbaik Partai Demokrat, Agus Dono Wibawanto maju menjadi calon walikota dan Arif HS kader PKS sebagai calon wakil walikota.

Kala itu, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini berhasil memupuk kekuatan dengan membangun poros koalisi bersama PKS, Partai Hanura dan Oartai Karya Peduli Bangsa (PKPB).

Di tahun depan, tepatnya pada Pilkada Kota Malang 2018, Partai Demokrat tak mau ambil diam. Partai Demokrat dikabarkan masih mencari rekan koalisi. Impian mengusung pasangan calon kembali sudah dilakukan partai ini. Nama Ghufron Marzuki santer dibicarakan akan menjadi kandidat kuat dari partai tersebut.

Misi kebangkitan Partai Demokrat untuk memnangkan pertarungan dalam Pilkada serentak 2018 kali ini khususnya di Kota Malang dipertegas dengan rencana Gubernur Soekarwo untuk mengawal langsung di sisa periode terakhir jabatannya.

“Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur akan turun langsung ke 15 kota/kabupaten untuk memenangkan pilkada. Itu juga untuk membangun soliditas hingga daerah-daerah,” tambah Renville, Anggota DPRD Jatim Fraksi Demokrat.

Sembari menggodok persiapan dan kesiapan strategi, Partai Demokrat tetap membuka jalur pendaftaran bagi kader dan tokoh masyarakat bagi yang ingin mencalonkan diri sebagai bakal calon walikota atau wakil walikota melalu Partai Demokrat Kota Malang.

Melalu langkah tersebut, Komisi Pemenangan Pemilu Cabang (KPPC) Demokrat Malang, Fajar menjelaskan bahwa partainya siap untuk memajukan calon baik walikota maupun wakil walikota dari partainya.

“Kami siap majukan calon baik untuk N1 atau N2, karena semua kandidat yang mendaftar berpeluang untuk mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat,” ujar Fajar.

Dalam waktu dekat ini Partai Demokrat berencana akan melakukan survei terhadap para tokoh dengan tujuan agar memiliki data valid terkait dengan kondisi pilihan masyarakat Kota Malang, sekaligus membaca tren tokoh yang berpengaruh di masyarakat.

Mesranya Partai Demokrat dengan PKB

Kedekatan Partai Demokrat dengan PKB Kota Malang terlihat ketika beberapa waktu lalu M Anton, Ketua DPC PKB Kota Malang ditemui menghadiri pelantikan pengurus DPC Partai Demokrat Kota Malang. Kehadiran tersebut seakan memberikan sinyal jalinan hubungan antara PKB dan Partai Demokrat.

M Anton, yang merupakan Sang Petahana Walikota Malang meberikan sambutan dalam agenda pelantikan tersebut. Dalam sambutannya ia menghimbau serta memberikan ajakan untuk dapat berpatispasi dalam membangun Kota Malang bersama.

Selepas pemberian sambutan dan pidatonya M Anton nampak memberikan selamat kepada ketua dan pengurus baru DPC Partai Demokrat Kota Malang, Ghufron Marzuki yang terpilih untuk kedua kalinya.

Pertemuan Pengurus Partai Demokrat dan PKB Kota Malang (Sumber: Yoga/MalangToday)

Kondisi tersebut kian terlihat hangat dan mesra ketika didapatinya ternyata, Ghufron Marzuki,  Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang mendaftar di DPC PKB Kota Malang pada Kamis (31/8/2017) lalu sebagai salah satu kandidat Bacalon N2 yang akan dipasangkan dengan H. Moch Anton.

“Kami tetap berkomunikasi dengan semua partai termasuk dengan PKB, kami juga mempertimbangkan kemungkinan lainnya jika berkoalisi dengan partai selain PKB. Tidak ada kata tidak bisa selama rekomendasi belum keluar, peluang masih banyak untuk menentukan sikap, pelebaran jaringan dan lainnya,” tutup pria berkulit sawo matang tersebut.

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here