Petahana Perkuat Ulama untuk Bangun Kota Malang

0
40
H M Anton, Walikota Malang, bersama jajaran FORPIMDA dan Ulama (Sumber: Humas Kota Malang)

Nusantara.news, Kota Malang – Menyongsong Pilkada Kota Malang 2018 mendatang, diana terpilihnya calon pemimpin baru Kota Malang dimana pertarungan hegemoni atau pengaruh dan juga gagasan dar masing-masing calon kepala daerah.

Sang Petahana, M Anton yang merupakan Ketua DPC PKB Kota Malang digadang-gadang akan maju kembali untuk mempertahankan kursi kekuasaanya. Dengan memiliki latar belakang Nadhlatul Ulama (NU), M Anton mengumpulkan para Ulama dan Umara untuk memperkuat solidaritas dalam membangun Kota Malang yang bermartabat.

Walikota Malang, M Anton menjelaskan bahwa ulama dan umaro Kota Malangmemiliki peran penting dalam menjaga keamanan Kota Malang.

“Ulama juga sudah sangat membantu dan berperan aktif untuk mewujudkan Kota Malang menjadi kota yang bermartabat, karena itu tak salah jika apresiasi serta penghargaan kita berikan pada para Ulama di Kota Malang,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (21/20/2017).

Ia menambahkan bahwa program-program MUI, NU dan Muhammadiyah bisa kerjasa dengan pemerintah kedepan. “Kerukunan antar umat dan warga Kota Malang harus terus kita jaga melalui berbagai macam pembinaan umat yang selalu dilakukan melalui program kerja MUI yang bisa di sinergiskan dengan program Pemerintah Kota Malang kedepan, agar terwujudnya Kota Malang yang bermartabat,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengajak elemen lintas agama juga turut menjaga umat dan masyarakatnya. “Sebab, keamanan daerah tidak hanya kewajiban pemimpin daerah, tapi seluruh jajaran pemerintahan dan pemuka agama. Hal ini menunjukkan perlunya membangun sinergisitas berbagai elemen lintas agama untuk mewujudkan kota yang damai dan sejahtera, tidak terjadi perpecahan,” pungkasnya.

Sebelumnya, telah dilakukan diskusi yang dihadiri ulama dan umara, untuk meningkatkan solidaritas dakwah dalam membangun Kota Malang yang berartabat. Segenap jajaran Forkopimda Kota Malang, dan Ketua MUI Kota Malang, KH M Baidowi Muslich, pun turut menghadiri agenda tersebut.

M Anton berharap agar kedepan ada solidaritas yag kuat antara Apartaur Negara, Ulama dan Umaro serta pemuka agama lainnya. “Saya berharap agar Kota Malang beserta seluruh perangkat di dalamnya, khususnya Pemerintah Kota Malang serta TNI-Polri mampu bergandengan tangan dengan Ulama dan Umaro untuk dapat bersama – sama menjaga kualitas dan kuantitas umat dalam rangka mewujudkan Kota Malang yang bermartabat,” tutupnya.

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here