Pilgub Jatim 2018 Kian Panas, Halim Kunci PKB, Gus Ipul Gigit Jari?

0
391

Nusantara.news, Surabaya – PKB dalam Pilgub 2018 dipastikan usung Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Pak Halim. Ini sekaligus menutup peluang bagi calon lain. Terutama Gus Ipul yang masih kesulitan cari parpol pengusung.

Tercatat tiga tokoh dari NU yang masih aktif di PKB maupun yang sudah non aktif bersaing untuk mendapatkan tiket dari PKB. Mereka adalah Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar (Pak Halim), Mensos yang juga Ketua Umum Muslimat Khofifah Indar Parawansa, satu lagi nama Ketua PBNU yang juga Wagub Jatub Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Selama ini tersiar isu bahwa Ketua DPRD Jatim sekaligus Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar (Pak Halim) akan mundur dari pertarungan Pilgub Jatim 2018. Isu tidak benar adanya. Kakak kandung Ketua Umum PKB Cak Imin ini menegaskan akan deklarasi resmi pencalonannya pada Juni 2017.

“Bulan Juni saya akan deklarasikan sebagai Cagub Jatim 2018 mendatang. Kalau untuk urusan cagub sudah pasti tertutup peluang bagi calon lain. Kalau urusan cawagub masih terbuka,” tegasnya kepada wartawan di DPRD Jatim, Kamis (16/2/2017).

Pak Halim mengaku ada beberapa parpol yang sudah menjalin komunikasi politik dengan PKB. Tapi dia enggan menyebut parpol yang sudah melakukan komunikasi itu.

Sekretaris DPW PKB Jatim Badrut Tamam menambahkan, ada dua tempat yang sedang dipertimbangkan untuk menjadi tempat deklarasi Pak Halim. Menurut Badrut, sebagai partai yang membawa spirit Nahdlatul Ulama (NU) deklarasi ini sedang mempertimbangkan untuk dilaksanakan di Bangkalan atau Jombang.

“Spirit yang diusung PKB kan spirit Nahdatul Ulama, karenanya kami sedang mempertimbangkan untuk digelar di Asta Syaichona Kholil Bangkakan atau juga di Jombang,” ungkapnya

Badrut menegaskan, deklarasi ini tidak lepas dari restu NU dan para kiai NU. Dengan kepastian deklarasi ini, maka peluang calon calon lain untuk maju melalui PKB sudah tertutup.

Sehingga yang menjadi pertanyaan lewat mana Khofifah dan Gus Ipul akan maju dalam Pilgub 2018?

Khofifah asal diberi ijin Presiden Jokowi untuk maju Pilgub Jatim, maka bisa dipastikan akan kebingungan memilih partai pengusung. Hampir semua partai bersedia untuk mengusungnya.

Sementara untuk Gus Ipul mengaku akan memakai jalur partai. “Yang jelas, saya tak akan maju lewat jalur indpenden. Saya akan berjuang sekuat tenaga termasuk berkomunikasi intensif dengan partai,” kata Gus Ipul, Kamis (16/2/2017).

Gus Ipul juga mengatakan sudah beberapa kali berkomunikasi dengan partai. Termasuk menyampaikan skala prioritas bagaimana membangun masyarakat Jatim. Namun dia menjelaskan jika pertemuan itu hanya untuk menyamakan frekuensi. Kalau tidak ada kesempatan dan tidak satupun partai mengusungnya, Gus Ipul juga mengaku penuh keikhlasan menerimanya

Gus Ipul tentunya masih harus berpikir akan lewat partai mana? Jika lewat PDIP tentunya bukan perkara mudah, sebab antara PDIP dan Gus Ipul ada memori buruk yang  sangat sulit dihapus. Dalam Catatan NUSANTARA.NEWS di 2 pilgub sebelumnya, Gus Ipul selalu berseberangan dengan PDIP.

Selain itu kepindahan Gus Ipul dari PDIP ke PKB pasca lengsernya Gus Dur, memberi cap Gus Ipul sebagai kutu loncat. Bahkan penyebab kekalahan Mega Hasyim di Pilpres 2004 juga Karena Gus Ipul sebagai Ketua GP Ansor lebih mendukung SBY-JK. Yang mengantarkan Gus Ipul duduk sebagai Menteri PDT di Era Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I.

Selain itu PDIP juga memiliki jagoan yahud macam Tri Risma Harini, Abdullah Azwar Anas dan tidak menutup kemungkinan Khofifah Indar Parawansa akan diusung bila Jokowi memberi Ijin.

Memang masih ada Demokrat, Gerindra dan Golkar, Partai yang masih berpeluang membentuk kualisi untuk mengusung Calon Gubernur. Namun belum tentu Gus Ipul masuk radar partai-partai itu.

Hanya Demokrat yang kabarnya membuka pintu bagi Gus Ipul, mengingat Demokrat hanya memiliki 13 kursi tentunya butuh berkoalisi dengan partai lain. Bila Gus Ipul tidak mengantisipasinya bisa seperti film karya Teguh Karya, Pacar Ketinggalan Kereta []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here