Pilgub Jatim 2018, PAN: Khofifah, Tunggu Apalagi?

0
204

Nusantara.news, Surabaya – Setelah Partai Golongan Karya (Golkar) dan Nasional Demokrat (NasDem) menyatakan dukungannya, kini, Partai Amanat Nasional (PAN) juga menegaskan sikap yang sama, yakni  mendukung Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa maju di Pilhan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan saat menjadi narasumber dalam Diskusi Refleksi kebangsaan 71 Tahun Muslimat NU dengan tema Pancasila, Agama dan Negara di Hotel Crown Plaza, Jakarta, Senin (27/3/2017) tanpa basa-basi langsung memberikan dukungan kepada Khofifah untuk maju dalam Pilgub Jatim 2018.

Menurutnya, Khofifah sosok yang pantas untuk Jatim 1, karena dia adalah Srikandi yang memiliki wawasan kebangsaan, yang sangat peduli pada masyarakat dan visioner. Jika Khofifah maju Pilgub Jatim, kata Zulkifli, PAN secara otomatis akan sepenuhnya mendukung dan pasti mengusungnya. “Karena itu kita dorong untuk maju di Jatim 1. Kalau Khofifah maju, apakah PAN akan mengusungnya, ya untuk amannya kita juga sudah ngomong (di acara yang dihadiri Muslimat NU se–Indonesia), gimana sih,” katanya kepada para awak media.

Zulkifli yang datang bersama Sekjen PAN Eddy Soeparno mengungkapkan, modal besar Khofifah sebenanya sudah ada. Sejak melakukan pertarungan dengan KarSa (Soekarwo – Saifullah) jilid pertama dan kedua, para pendukung Khofifah sampai detik ini masih solid sampai dengan akar rumput. “Tak hanya itu saja, Khofifah adalah Ketua Muslimat NU berkali-kali, anggota DPR sudah, ketua komisi DPR sudah dan menteri juga sudah dua kali. Tinggal satu soal saja: Jatim 1. Khofifah, tunggu apa lagi?,” tegasnya.

Presiden Jokowi Merestui Asal…

Ketua MPR-RI ini menambahkan, tak hanya dirinya yang mendukung Khofifah maju. Dia juga meyakini  dukungan serupa juga diberikan oleh Yenny Wahid, Gus Sholah, dan bahkan almarhum KH Hasyim Muzadi. “Tapi kalau ketua MPR dari dulu (dukung) Khofifah. Apalagi ada sahabat saya, Gus Lukman (KH Lukmanul Karim bin Abdullah Fattah, pengasuh Ponpes Bahrul Maghfiroh Malang) yang tadi baca doa (saat penutupan Rapimnas Muslimat NU). Kalau beliau di belakang Khofifah, Insha Allah jadi,” katanya.

Dengan bertambahnya dukungan dari PAN, maka jika Khofifah maju di Pilgub Jatim 2018 ia dianggap sudah memenuhi syarat wajib, yaitu minimal  didukung 20 kursi di DPRD Provinsi Jatim. PAN sendiri memiliki 7 kursi, Golkar 11 kursi dan NasDem 4 kursi. Jadi total sudah mengumpulkan 22 kursi dari 100 kursi anggota DPRD Provinsi Jatim.

Zulkifli juga menegaskan bahwa isu terkait majunya Khofifah dalam Pilgub Jatim telah mendapat restu dari Presiden Jokow Widodo. Hal ini diungkapkan Zulkifli di hadapan Muslimat NU setelah berbincang-bincang dengan Ketua DPP Partai Demokrat sekaligus Gubernur Jatim Soekarwo. Bahkan, diijinkan atau tidak oleh Presiden Jokowi, Khofifah bakal maju di Pilgub Jatim.

“Saya tanya: Betul Pakde sudah nanya ke presiden? Katanya: Sudah Pak, sudah saya tanya. Terus jawabannya apa? Kata Pakde Karwo, jawaban presiden: Kalau surveinya tinggi dan akan menang saya izinkan,” tegas Zulkifli saat menirukan hasil percakapan dengan Pakde Karwo. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here