Pilkada Kota Batu, Ibarat Adu Keras Duren vs Timun

0
112

Nusantara.news, Kota Batu – Kota Batu menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak jilid II, Rabu (15/2/2017). Empat pasangan calon (paslon) resmi ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk berebut 147.975 total suara yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Namun bukan urusan teknis yang membuat suksesi lima tahunan di ikon kota wisata Jawa Timur ini. Melainkan munculnya indikasi perkawinan politik dinasti dengan oligarki. Paslon nomor urut 2, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso diusung PDI Perjuangan yang menjadi partai penguasa Indonesia saat ini, merupakan istri walikota dua periode sebelumnya Eddy Rumpoko.

Untuk menepis suara minor tersebut, mantan Walikota Malang dua periode, Peni Suparto menilai Dewanti-Punjul harus bisa meraup suara signifikan dari total DPT. “Dewanti ibarat duren sedangkan tiga paslon lainnya timun. Ya pasti menang dengan modal itu. Tetapi jika perolehan suaranya tidak mencapai 50 persen ke atas, pasti ada sesuatu. Bisa disebut, warga Batu sebenarnya tidak menginginkan politik seperti ini (dinasti),” terangnya kepada Nusantara.News, Selasa (14/2/2017) malam.

Pengibaratan itu bahkan bisa jadi polemik jika paslon nomor urut 4 yang berangkat dari jalur independen, Abdul Madjid-Kasmuri menempati peringkat kedua. masih ada peluang baginya untuk melangkah ke putaran kedua tentu dengan syarat piawai dalam merbut simpati para pemilih. Bara yang memanas sejak penertiban alat peraga kampanye (APK) lalu bisa jadi memanaskan hawa dingin kota yang di masa lalu dikenal sebagai sentra perkebunan buah apel ini.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here