Pilkada Kota Batu, Siapa Layak Dipilih?

0
76
Print

Nusantara.news, Kota Batu – Besok, Rabu (15/2) warga Kota Batu akan memilih pasangan calon Walikota-Wakil Walikotanya yang baru. Pilkada Kota Batu yang diikuti oleh empat pasang calon adalah Pilkada serentak satu-satunya di Jatim pada 2017 ini.

Berdasarkan hasil pleno KPUD, Selasa (25/10/2016),  dari keempat pasang calon itu nomor urut satu adalah pasangan Rudi-Sujono Djonet yang diusung oleh PAN, Nasdem, dan Hanura. Nomer urut dua, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso, diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Golkar. Nomor urut tiga, Hairuddin-Hendra Angga Sonatha diusung PKB dan Partai Demokrat. Nomor urut empat Abdul Majid-Kasmuri Idris, maju dari jalur perseorangan.

Dewanti adalah isteri Eddy Rumpoko yang sebelumnya menjabat Walikota Batu. Lalu, bagaimana masyarakat melihat ini? Tergambar, kiprah Dewanti adalah untuk meneruskan tahta suaminya Eddy Rumpoko, yang juga kader PDI Perjuangan Kota Batu.

Pantauan Nusantara.news, di hari terakhir masa kampanye Sabtu (11/2/2017) kemarin, Partai Golkar yang juga mendukung Dewanti-Panjul, terlihat terus mematangkan berbagai jurus untuk memenangkan pertarungan di pilkada. Jurus pamungkas, sebagai strategi pemenangan dilakukan guna penguatan barisan di semua lini. Tujuannya, jelas, untuk memenangkan jagonya.

Golkar atau Partai Kuning itu tidak tanggung-tanggung menurunkan Ridwan Hisjam, Ketua Depertemen Pemenangan Pemilu Jawa III dari DPP Partai Golkar. Ikut mengawal dan mematangkan proses tersebut hingga menuju finish kemenangan. Pertemuan dengan kader partainya dibalut dengan konsolidasi organisasi yang digelar di Villa Toetie. Di forum tersebut, Ridwan Hisjam atau yang akrap disapa Tatok bersemangat mematangkan semua konsep.

“Konsepnya untuk penguatan dan pemantapan langkah dan untuk fokus memenangkan calon,” ujar Ridwan Hisjam.

Ridwan Hisjam yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR RI sengaja dipasang dari Jakarta, memberikan pencerahan kepada kader untuk mendulang kemenangan jagonya. Didepan ribuan kadernya, dia meminta agar semua all out, dengan kesadaran sepenuh hati, meraih kemenangan yang dikatakan sebagai upaya untuk perubahan Kota Batu menjadi lebih baik.

Berbagai jurus dan motivasi diberikan di pertemuan tersebut. Dan, pihaknya optimistis kader Golkar solid, tidak terpecah atau gampang diadu domba untuk memenangkan pasangan Dewanti-Punjul.

Selain memberikan semangat, doktrin Golkar yang dikenal dengan Karya Kekaryaan juga disampaikan sebagai perekat. Serta paradigma Golkar sebagai partai terbuka dengan landasan demokrasi, moderen dan mandiri diharapkan membius masyarakat untuk memilih jago yang disodorkan. Dan, pihaknya optimistis memenangkan pasangan calon yang diusung.

“Kader Golkar harus memiliki prestasi, loyalitas dan dedikasi. Karenanya, dengan prinsip ini Golkar akan tetap terjaga marwah dan solid. Sudah saatnya kader Partai Golkar menunjukkan budaya-budaya itu dan diterapkan sebagai perwujudan kegotong-royongan dan kesetiakawanan,” tegasnya.

Patut direnungkan, khususnya bagi masyarakat Kota Batu yang memiliki hak pilih. Siapakah dari ke empat pasangan calon tersebut yang layak untuk dipilih. Menduduki jabatan, untuk mengangkat dan mensejaterahkan rakyat menjadi lebih baik. Atau, jika salah pilih akan terperosok, mendapat pemimpin yang hanya memberikan kemenangan untuk diri sendiri dan kroninya, serta melanggengkan kekuasaan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here