Persaingan Sengit Para Botoh

Pilkades Serentak di Kabupaten Malang Rawan Konflik

0
175

Nusantara.news, Kabupaten Malang – Sebanyak 57 desa di Kabupaten Malang akan melangsungkan Pilkades serentak  yang rencananya akan dimulai tanggal 30 April 2017 mendatang. Dari 57 desa itu  11 diantaranya disinyalir rawan terjadinya konflik.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengungkapkan bahwa hal tersebut diketahui berdasarkan pengamatan dan pemetaan dini selama dua bulan terakhir di beberapa titik desa. Namun, ia tidak merinci secara jelas desa mana saja yang dimaksud.

“Dari pengamatan dan pemetaan kami menilai ada beberapa titik yang disinyalir sebagai daerah rawan konflik,” ujarnya.

Penentuan rawan konflik didasarkan atas jumlah calon yang lebih dari 5 kandidat. Hal ini menimbulkan persaingan yang cukup sengit, di samping memunculkan potensi botoh (petaruh, penjudi, red.) untuk “ikut bermain”. Adanya botoh dalam hajatan Pilkades dinilai mencederai esensi demokrasi.

“Kepentingan botoh kan untuk judi, mencari untung dari momentum Pilkades. Hal ini yang nantinya merusak nilai demokrasi,” kata Ujung.

Tindakan para botoh pada dasarnya identik dengan praktik politik uang. Untuk itu Kapolres mengimbau semua calon nantinya tidak sampai melakukan praktik tak bermoral itu.

Pihaknya mengajak masyarakat agar melapor apabila ada praktik judi dan politik uang dalam Pilkades serentak. “Masyarakat juga harus pro aktif. Seluruh elemen dan pilar harus bisa bersinergi mengawal pesta demokrasi di tingkat desa, dan melakukan beberapa langkah antisipasi awal supaya tidak sampai terjadi praktik judi politik,” tuturnya.

Ia berharap tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat juga dapat berperan menjadi penyejuk di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai, tambahnya, ikut memprovokasi dan memecah-belah keguyuban masyarakat desa.

“Keberpihakan pasti akan selalu ada, namun jangan sampai fanatik dan ekstrem. Kami berharap tokoh–tokoh masyarakat dan agama bisa menjadi penenang dan penyejuk, dalam melancarkan ajang demokrasi desa ini,” harap Kapolres. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here