PKB, PDIP dan Gerindra Diperkirakan Bersaing Keras di Pilkada Bangkalan

0
700

Nusantara.news, Bangkalan – Tiga partai yakni Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra akan bersaing keras dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan 2018 mendatang. Jumlah kursi PKB  di DPRD Bangkalan hanya 5, lebih kecil dibanding kursi PDIP dan Gerindra masing masing 7 dan 10 kursi.

Walau demikian, Ra Mondir (kader PKB) tetap percaya diri. Bukan saja karena Bangkalan berbasis pemilih Islam, tetapi juga karena namanya masuk dalam survei internal PKS.  PKS senduiri memiliki 3 kursi di DPRD bangkalan. Berkambang informasi, PKS yang mengusung Ra Mondir berkoalisi dengan PKB. “Saya menyambut baik keinginan PKS. Tapi saya butuh waktu untuk berkoordinasi dengan internal PKB terkait wacana pencalonan ini,” katanya saat itu.

PDIP tak kalah percaya diri. Euforia kemenangan Jokowi jadi kesempatan emas untuk menempatkan kadernya di pucuk eksekutif kendati parpol berbasis Islam masih kuat pengaruhnya di bangkalan. “kami akan segera lakukan penjajakan,” terang Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan Fatkhurrahman.

Penjajakan yang dimaksud adalah menyebar 5.000 spanduk di desa-desa. Langkah ini diklaim Wakil Ketua DPRD tersebut, merupakan keputusan DPC yang didorong DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. “Dengan meraih 7 kursi di Pileg 2014, banteng moncong putih punya kans mengusung calon sendiri. Cukup menggandeng 1-2 partai yang masuk Koalisi Indone’sia Hebat (KIH), keinginan PDI Perjuangan tentu tidak akan menemui sandungan berarti,” katanya.

Partai Gerindra yang memilkiki 10 kursi di DPRD bangkalan, masih adem ayem. Lain halnya dengan Farid Al Fauzi, politikus senior Hanura asal Bangkalan yang kini duduk di DPR RI. Namanya juga disebut-sebut bakal dicalonkan. Namun Hanura secara politis kurang kuat karena hanya diwakili 4 kursi di dewan.  Farid Al Fauzi  sendiri masih wait and seew. “Saya masih ingin menilai dulu, apakah kinerja pemerintahan yang ada saat ini, mengarah pada perkembangan yang positif. Apakah di bawah kepemimpinan Bupati Momon, Bangkalan mengalami kemajuan. Jika tidak, maka saya siap maju untuk melakukan pembenahan,” terang  Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Bagi incumbent, nasib politiknya menjadi tergantung pada Demokrat yang masih belum memberi sinyal akan mendorong kader sendiri untuk maju. Sementara  Gerindra  dengan 10 kursi tentunya akan memilih mengusung kader rterbaiknya untuk menduduki kursi nomor satu di Bangkalan. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here