Polres Bojonegoro Sempat Hadang Rombongan IIBF Peserta Aksi Bela Islam 112

0
205

Nusantara.news, Bojonegoro – Aksi solidaritas super damai dukung Islam 112 mendapat hadangan dari pihak aparat keamanan. Jumat (10/2/2017)

Rombongan aksi bela Islam dari IIBF (Indonesian Islamic Bisnis Forum) yang hendak berangkat ke Jakarta menghadiri aksi solidaritas super damai dukung Islam 112 sempat dihadang oleh Polres Bojonegoro dengan dalih pendataan dan silaturahmi.

Rombongan IIBF yang berasal dari sejumlah daerah, berangkat dari Surabaya menuju Jakarta, dihentikan oleh anggota Polres Bojonegoro. Jumlah mereka sebanyak kurang lebih 200 orang. Mereka berangkat dari titik kumpul di Masjid Al Akbar Surabaya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro kepada wartawan mengemukakan, hadangan atau penghentian dilakukan kepada rombongan yang naik empat bus saat melintas di Kecamatan Padangan.

Penghadangan itu, kata Kapolres, dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi, sekaligus Polres Bojonegoro mengajak untuk bekerjasama mengadakan kegiatan istighotsah dan doa bersama di Kabupaten Bojonegoro.

“Polres Bojonegoro mengimbau agar massa tetap menjaga keamanan dan ketetiban masyarakat (kamtibmas). Seluruh kendaraan bus yang melewati Bojonegoro diarahkan ke Polres Bojonegoro untuk didata, sekaligus  mempererat tali silaturahmi dengan para pengusaha Bojonegoro yang tergabung dalam IIBF,” jelas AKBP Wahyu Sri Bintoro, Jumat (10/2/2017).

Selain imbauan kepada rombongan, Kapolres juga mengingatkan kepada sopir bus untuk selalu berhati-hati di jalan agar selamat sampai tujuan, dan mengintruksikan kepada seluruh rombongan untuk menjaga ketertiban selama mengikuti aksi bela Islam 112 di Jakarta.

“Bahkan Banyak rombongan yang mengajak foto bersama dan berterimakasih atas imbauan dan pesan pesan kamtibmas dari Kapolres Bojonegoro,” terangnya.

Sebelumnya, Polresta Sidoarjo beserta dengan jajaran Polsek dan UPTD Terminal Purabaya juga menggelar sweeping penumpang jurusan Jakarta, seiring dengan adanya aksi bela Islam 112 di masjid Istiqlal Jakarta.

Sweeping penumpang dilakukan di pintu keberangkatan Terminal Purabaya, Jumat (10/2/2017) sore ini, ketika banyak bus hendak berangkat menuju Jakarta.

Puluhan anggota kepolisian memeriksa barang bawaan masing-masing penumpang. Hampir semua penumpang tidak lepas dari pemeriksaan petugas, mulai dari pemeriksaan kartu identitas diri dan barang bawaannya masing-masing. Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas, para penumpang terlihat kaget. “Sweeping yang dilakukan para penumpang ini merujuk pada imbuan Kapolda Jatim, Irjen Pol  Machfud Arifin, kepada masyarakat Jawa Timur agar tak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Aksi 112,” tutur Kompol Moh. Fatoni, Kapolsek Waru.

Pihak kepolisian khususnya Polresta Sidoarjo sudah membuat langkah-langkah antisipasi pergerakan massa Jawa Timur yang hendak ke Jakarta. Karena selama ini, warga Jawa Timur sudah dinilai kondusif, sehingga kondusifitas warga masyarakat harus tetap terjaga. []

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here