Polres Malang Kota Kerahkan Intel Lacak Permainan Harga Sembako

0
144
Ilustrasi Sembako (Sumber: Prespost)

Nusantara.news, Kota Malang – Menjelang bulan suci Ramadhan, kebutuhan makanan masyarakat semakin meningkat. Hal ini yang seringkali dimanfaatkan oleh para oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mempermainkan harga. Oknum tersebut bisa saja dari tengkulak, kartel, bisa juga dari pedagang sendiri.

Kenaikan harga sembako di sejumlah pasar seperti daging, sayur, bawang, dan bahan lain harganya terus merangkak naik. Bawang putih, misalnya, kini harganya di kisaran Rp 48.000 ribu per kilogram. Selain itu, bawang putih jenis kating dari Rp 38.000 menjadi Rp 60.000 ribu per kilogram. Semua harga tersebut terjadi di Pasar Besar Kota Malang.

Fenomena tersebut kemudian mendapat sorotan dari Polres Malang Kota, yang kemudian melakukan tindakan antispasi kenaikan harga yang tidak wajar dan mencegah adanya penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Polres Malang Kota menerjunkan tim intel ke pasar-pasar guna memantau situasi harga saat ini, serta melihat indikasi permainan harga dan mencari tahu oknum-oknum siapa yang melakukan rekayasa harga tersebut.

Kapolres Malang Kota, AKBP Hoiruddin Hasibuan mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sudah menerjunkan beberapa anggotanya untuk mengatahui kondisi pasar.  “Apabila ada yang tidak wajar tentunya akan kami proses karena juga bisa dikategorikan pelanggaran pidana,” pungkasnya kepada wartawan, Kamis (18/5/2017)

Ia menjelaskan bahwa sejauh ini Polres Malang Kota sudah berkoordinasi dengan Pemkot, tepatnya Dinas Perdagangan Kota Malang, Bulog, dan sejumlah LSM untuk membahas masalah fenomena kenaikan harga yan tidak wajar. “Harusnya kenaikan tersebut sesuai dengan regulasi kenaikan harga yang telah diatur dalam Permendag 63/M-DAG/PER/9/2016 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani dan harga penjualan di konsumen, di luar dari pada itu berarti ada yang tidak beres,” imbuh  Hoiruddin.

Turunnya anggota intelijen ke lapangan diharapkan dapat mengantisipasi kecurangan harga yang terjadi serta melakukan penelusuran dan penyelidikan kenaikan harga. ”Pastinya nanti pihak intel akan menelusuri oknum pemain harga tersebut dari hilir sampai ke hulu nantinya,” jelas pria berkacamata tersebut.

“Saya berharap tim kami bisa dengan segera mengusut permainan harga ini, apabila dibiarkan pasti masyarakat yang dirugikan, apalagi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan pasti meningkat,” tutup Kapolres Malang Kota.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here