Pos Kamling Peduli Literasi Pandanwangi, Memotivasi Anak Giat Membaca

0
66
Anak-anak sedang asyik membaca di Pos Kamling Cerdas (Sumber: Foto Ist)

Nusantara.news, Kota Malang –  Hadirnya Pos Kamling Cerdas Peduli Literasi yang berada di lingkungan RT 02 RW 01  Kelaruhan Pandanwangi, Kecamatan Belimbing, Kota Malang ini menjadi insipirasi masyarakat sekitar, guna meningkatkan minat anak-anak untuk giat membaca.

Pos kamling yang memiliki inovasi cat warna-warni dan suasanan bersih ditambah lagi banyak rak-rak tersusun rapi dan berjajar berbagai buku bacaan anak-anak. Hal ini menyedot perhatian warga setempat yang kemudian juga membawa anaknya berkunjung untuk mengunjungi pos kamling tersebut.

Bermula pada keprihatinan Sutikno, salah satu warga setempat yang bekerja menjadi pengatar air galonan tersebut melihat fasilitas tempat bermain anak yang aman dan mendidik semakin berkurang. Kemudian ia memunculkan  melahirkan ide kreatifnya berupa Pos Kamling Peduli Literasi.

“Awalnya saya tidak tega melihat anak saya dan teman-temannya bermain di pinggir jalan, sambil nunggu bis yang lewat dan berteriak-teriak telolet om telolet, apalagi karena perkembangan media gadget sehingga permainan tradisional menjadi berkurang, anak-anak malah suka gadget sekarang” ungkap Sutikno, Minggu (7/5/2017).

Ruangan pos tersebut di sulap menjadi ruang menyimpan buku, dengan rak-rak yang berjajar. Ditambah cat yang warna-warni, dan ruangan yang rapid dan bersih, menjadi daya tarik para orang tua membawa anaknya berkunjung ke pos kamling. Ia pun juga menerima sumbangan buku-buku dari masyarakat yang juga peduli dan ingin menyumbang.

Idenya tersebut mendapat respon baik oleh warga setempat, dan dinilai sejalan dengan fungsi pos kamling sebagai pusat informasi warga sekaligus tempat berkumpul dan bersosialisasi untuk merekatkan warga setempat. “Hadirnya pos kamling ini mendapat respon positif oleh warga setempat alhamdulillah mereka mendukung usulan saya,” kata dia

Pos kamling itupun kemudian dimanfaatkan sebagai pos kamling cerdas  menjadi taman baca. Pos yang selama ini hanya dimanfaatkan untuk menjaga keamanan pada malam hari, menjadi pusat motivasi baca yang buka 24 jam. “Siang sampai sore pos tersebut terbuka untuk belajar dan taman baca anak-anak, tapi malam untuk kegiatan warga lainnya,” ujar Sutikno.

Ia memiliki inisiatif untuk menggandeng akademisi, dan mengembangkan idenya tersebut agar turun ke kampung-kampung menerjunkan mahasiswanya supaya memberikan pendidikan kepada warga dan anak-anak.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here