Presiden Jokowi Resmikan Tol Mojokerto-Jombang

0
54

Nusantara.news, Surabaya – Di hari libur Presiden RI Joko Widodo meresmikan penggunaan ruas Tol Mojokerto – Jombang, didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Minggu (10/9/2017).

Di acara tersebut Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengatakan, infrastruktur yang memadai adalah kunci kemenangan bangsa Indonesia dalam menghadapi persaingan dengan negara lain. Karena, pembangunan infrastruktur dapat memperlancar distribusi barang dan orang sehingga dapat menekan biaya logistik.

“Di era sekarang, negara yang menjadi pemenang bukanlah negara besar, tapi negara yang cepat. Siapa yang cepat dialah yang menang. Karena itu, pembangunan infrastruktur jadi prioritas kita agar konektivitas kita lebih cepat,” ujar Jokowi.

Ditambahkan, untuk biaya logistik kita saat ini masih 2,5 kali lipat lebih mahal jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Jika biaya lebih mahal, maka semakin mahal pula harga yang harus dibayar konsumen. Jadi infrastruktur adalah hal yang fundamental. Jika jalur-jalur logistik semakin baik, maka ekonomi juga semakin maju. Itu kuncinya,” tegasnya.

Jokowi juga memuji pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Timur yang semakin lengkap. Menurutnya, bukan hal yang mustahil pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur bisa setara dengan negara-negara di Asia.

“Jatim bisa bersaing dengan Singapura. Begitu pula dengan provinsi lain, asalkan infrastrukturnya dibangun dengan baik,” tegasnya.

Gubernur Sambut Positif Beroperasinya Tol Mojokerto-Jombang

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur menyambut baik beroperasinya seksi 2 dan 4 ruas Tol Mojokerto-Jombang, yang peresmian penggunaannya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Dengan beroperasinya Tol Mojokerto – Jombang tersebut akan semakin melancarkan arus transportasi dan distribusi barang sehingga turut memacu pergerakan ekonomi di Jawa Timur.

“Belum beroperasi saja, Indeks Tendensi Konsumen atau ITK Jatim mengalami kenaikan dari 108,4 menjadi 123,21. Apalagi jika tol Mojokerto-Jombang sudah beroperasi. Masyarakat Jatim akan lebih yakin lagi untuk membeli barang karena proses produksi dan distribusi dari seller ke buyer menjadi sangat murah” ujar Soekarwo saat mendampingi Presiden RI, Joko Widodo di peresmian ruas tol seksi 2 dan 4 Tol Jombang-Mojokerto, di depan gerbang tol Mojokerto, Minggu (10/9) sore.

Satu infrastruktur lagi, lanjut Gubernur Jawa Timur, yang menjadi tanggungan saat ini, yakni jalan tol Pandaan-Malang. Namun demikian, pihaknya meyakini akhir tahun 2018 akan selesai. Sedangkan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, sudah dilakukan penetapan lokasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ruas tol Mojokerto-Jombang seksi 2 terbentang sepanjang 19,9 kilometer yang menghubungkan Desa Pager Luyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto hingga Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

Sementara seksi 4 membentang antara Desa Gondangmanis hingga Brodot di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang. Ruas terakhir sepanjang 0,9 kilometer ini akan menghubungkan tol Mojokerto-Jombang dengan Tol Solo-Kertosono (Soker).

Dengan diresmikannya ruas tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Jawa itu, maka seluruh ruas tol Mojokerto-Kertosono yang terbagi dalam 4 seksi sepanjang 40,5 kilometer telah tersambung dan dapat beroperasi secara penuh. Ruas tol seksi 2 dan 4 itu akan melengkapi ruas tol seksi 1 dan 3 yang telah lebih dulu dioperasikan.

Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Mojokerto – Jombang (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Untuk diketahui, ruas tol seksi 1 dengan jarak sepanjang 14,7 kilometer telah beroperasi sejak Oktober 2014 dan terbentang mulai Kecamatan Bandar Kedungmulyo hingga Kecamatan Tembelang, di Kabupaten Jombang.

Sedangkan seksi 3 sepanjang 5 kilometer terbentang mulai Desa Kemantren-Kecamatan Gedeg hingga Desa Canggu-Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto telah dioperasikan sejak Desember 2016. Ruas tol tersebut menghubungkan tol Jombang-Mojokerto dengan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo).

Usai beroperasinya tol Mojokerto-Jombang, Soekarwo juga terus mendorong untuk dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur tol lainnya agar perekonomian di Jawa Timur semakin melaju. Di antaranya, tol Probolinggo-Banyuwangi, tol Gempol-Malang, dan tol Legundi-Bunder.[]

 

 

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here