Prihatin Melihat Kondisi Bangsa, PWNU Jatim Gelar Istigasah

0
54
Pengurus PW Nahdlatul Ulama Jatim akan gelar Istigasah Kubra dengan ratusan ribu nahdliyin

Nusantara.news, Surabaya – Kondisi bangsa dilanda berbagai krisis. Prihatin dengan kondisi tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur akan menggelar Istigasah Kubra, yang akan dihadiri Rais Aam PBNU K.H.  Ma’ruf Amin, Ketua Umum PBNU K.H.  Said Aqil Siroj yang akan dilaksanakan di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (9/4/2017).

“Ini demonya para kiai, karena kiai itu tidak seperti yang lain melakukan aksi jalanan. Jadi berdemo dengan doa. Ini untuk menjawab keprihatinan yang berkembang di masyarakat. Sampai hari ini telah terjadi krisis kepemimpinan, mulai tingkat tinggi hingga RT. Marak aksi kekerasan di semua ditingkatan. Minimnya tokoh yang layak dan mampu menjadi panutan, mampu menjawab tantangan yang berkembang, minimnya wawasan kebangsaan dan lainnya. Ini lebih berbahaya dari krisis energi, krisis pangan dan lainnya,” kata Penanggungjawab Istigasah Kubra, K.H.  M Hasan Mutawakkil Alallah yang juga Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Timur, Kamis (6/4/2017).

Ditambahkan, acara yang digelar tersebut juga untuk memperingati 91 tahun kelahiran NU, yang berdiri 1926 silam.

Acara yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 500 ribu peserta itu merupakan hasil munajad para kiai sepuh NU. Mereka ber-ijtihad meminta pertolongan Allah SWT untuk diberikan jalan keluar dari berbagai persoalan yang tengah terjadi di Indonesia.

“Karena kiai punya kekuatan, yakni dengan berdoa. Karena doa itu di atas segalanya,” tambah K.H.  Agoes Ali Mashuri yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat di Sidoarjo.

K.H.  Agoes Ali menambahkan, kiai hadir sebagai sosok pengayom dan penyejuk bagi umatnya. Istigasah ini sebuah langkah riil untuk mendinginkan hati dan untuk menatap masa depan yang lebih menjanjikan.

“Ini demonya kiai, yakni dengan menyebarkan kesejukan, mengetuk pintu langit, menggapai Nurullah. Jayalah bangsaku, Jayalah negeriku,” kata K.H.  Agoes Ali Mashuri kembali menegaskan.

K.H. Mutawakkil menambahkan, Istigasah Kubra digelar atas instruksi para kiai sepuh, pengasuh ponpes, dan kiai NU se Jawa Timur, dengan melibatkan seluruh struktur kepengurusan NU di Jawa Timur.

“Melihat kapasitas Stadion GOR Delta Sidoarjo, tentu tidak semua jamaah bisa tertampung. Untuk itu, kita sarankan mereka bisa melakukan hal yang sama di daerahnya masing-masing di saat dan waktu yang sama,” terang Mutawakkil sambil menyebut warga NU di Jawa Timur saat ini sekitar 25 juta orang.

Disebutkan, NU bukan hanya organisasi keagamaan yang mengurusi agama semata, tetapi juga terpanggil untuk ikut memperbaiki kondisi bangsa dan negara. Mereka yang berkumpul di GOR Delta Sidoarjo itu akan bersama-sama ber-munajad, berdoa untuk keselamatan dan keutuhan NKRI, dengan ribuan kiai pengasuh pesantren ikut memimpin doa.

Istigasah akan dimulai sejak pagi atau setelah Sholat Subuh, digelar hingga malam hari. Sembilan kiai K.H.os atau kiai sepuh memimpin doa secara bergantian.

Sembilan kiai K.H.os tersebut di antaranya Rois Aam PBNU K.H. Ma’ruf Amin, K.H.  Zainuddin Jazuli dan K.H.  Nurul Huda Djazuli dari Ploso, Kediri, K.H.  Anwar Manshur dari Pesantren Lirboyo Kediri, serta K.H. Nawawi Abdul Jalil dari Sidogiri, Pasuruan.

“Untuk menjaga kemurnian istigasah, dalam acara ini para pejabat yang hadir tidak akan diberikan panggung sambutan. Jadi sambutan hanya akan disampaikan oleh Ketua Panitia serta Mauidhah Hasanah dari Rois Aam PBNU,” tegasnya. Selain Rais Aam PBNU, Ketua Umum PBNU K.H.  Said Aqil Siroj juga akan hadir.[]

Berikan Komentar anda!

Please enter your comment!
Please enter your name here